SELAMAT DATANG

Selamat menikmati artikel-artikel hasil copy & paste (Copas) berikut, semoga dapat menambah wawasan bagi pribadi yang ingin berkembang.
Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Monday, February 18, 2013

5 Tanda Anda Berada di Pekerjaan yang Salah

Bagi banyak orang, berat rasanya membayangkan bekerja lagi di hari Senin setelah bersantai di akhir pekan. Namun bagi sebagian lainnya, setiap hari langkah terasa berat untuk bekerja. Apakah Anda termasuk yang demikian?

Berada di pekerjaan yang salah tentu menyebabkan rasa stres tersendiri. Tak ada gairah untuk pergi bekerja bahkan untuk berusaha menambah kemampuan diri demi kemajuan karir. Terjebak dalam keadaan tersebut tentu tidak menyenangkan.

Kenali apakah Anda termasuk salah satu yang mengalaminya.

Semua tentang uang
Ada dua hal berbeda yang sering terpikir pada orang yang berada di pekerjaan yang salah. Pertama, satu-satunya alasan ia bertahan bekerja di tempat tersebut walau tertekan adalah hanya karena gaji yang didapatkan. Pekerja tipe ini sering mengeluh tentang pekerjaannya, namun tak kuasa pindah ke tempat yang lain karena belum tentu mendapatkan kompensasi yang sama, 

Jika uang merupakan satu-satunya alasan, bagi sebagian yang merasa pekerjaannya salah, uang belum tentu bisa membuat hati tenang bagi sebagian lainnya. Pekerja jenis ini sering berpikir tentang kenaikan gaji namun dalam hatinya berkata kenaikan gaji sebesar apa pun tetap tak bisa membuat ia mencintai pekerjannya.

Coba pikirkan kembali, apakah kenaikan 10-20 persen gaji bisa menyenangkan hati Anda? Jika belum, bagaimana dengan 50-100 persen? Jika belum juga, maka uang sebenarnya bukanlah masalah utama pada pekerjaan Anda.

Fokus pada hal negatif
Saat berada di kantor atau di luar, Anda terus sibuk mengeluh masalah kantor. Bos yang galak, HRD baru yang ketat, teman yang banyak omong, dan berbagai hal lainnya.

Anda juga menjadi enggan berbicara tentang kantor atau pekerjaan saat bertemu teman-teman. Pertanyaan atau pembahasan tentang pekerjaan sebisa mungkin Anda hindari atau penuh dengan keluhan. Ketika Anda senang dengan pekerjaan Anda, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari hidup Anda. Anda pun bersemangat membicarakannya ketika ada orang yang bertanya atau membicarakan tentang pekerjaan.

Daripada menjadi orang yang penuh aura negatif, sebaiknya segera kenali situasi Anda. Waktu dan tenaga yang dihabiskan untuk mengeluh untuk suatu hal yang Anda tak bisa ubah, sebaiknya digunakan untuk mengembangkan kemampuan baru untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Aura negatif yang dipelihara terus-menerus akan terbawa sampai ke rumah dan kehidupan sosial Anda. Karena stres tersebut Anda kemudian menjadi mudah lelah, pemurung, dan lebih sensitif. Orang tercinta di sekitar juga akan menjadi korban dari keadaan Anda.

Sering sakit
Sakit kepala, lesu, atau ketegangan otot yang berkepanjangan bisa jadi merupakan tanda-tanda fisik Anda stres dengan pekerjaan. Ketika tubuh dalam keadaan stres, tubuh akan mengirim sinyal kepada Anda.

Tak sedikit teman atau kerabat yang terdengar sering sakit-sakitan, ketika pindah ke pekerjaan baru kesehatannya membaik. Dengarkan sinyal-sinyal dari dalam tubuh Anda. Jika Anda ingin memastikan, berkonsultasilah pada ahli kesehatan. Kesehatan merupakan aset penting dalam tubuh, jangan korbankan tubuh dan mulailah lakukan tindakan untuk mengurangi penyakit yang sering mendera akibat tekanan pekerjaan.

Pikirkanlah rasio 80:20. Stres atau memiliki emosi negatif pada tempat kerja memang hal yang wajar. Rasio yang normal adalah setidaknya Anda 80 persen senang dan 20 tidak. Jika rasio tersebut sudah sangat terbalik maka sebaiknya pikirkan ulang untuk tetap bertahan di pekerjaan Anda demi kesehatan.

Tak ada kemajuan

Di kantor Anda dikenal kurang bersahabat. Enggan membantu atau bersikap aktif. Dingin terhadap pertanyaan atau teman yang mengajak diskusi. Anda hanya fokus mengerjakan pekerjaan agar cepat selesai dan bisa segera meninggalkan kantor. Anda juga enggan mengembangkan jaringan yang bisa mendukung pekerjaan.

Jika melihat ke belakang, sudah lama Anda tidak mendapat promosi atau kenaikan gaji yang sepadan. Mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh semangat kerja Anda yang kurang sehingga kemampuan Anda tidak juga meningkat dan hasilnya penilaian kerja Anda kurang baik.

Sudah bekerja keras tapi tak juga ada perbaikan? Ini juga merupakan tanda Anda bekerja di perusahaan yang kurang tepat. Peningkatan selain dalam bentuk gaji juga bisa dalam bentuk prestasi, kemampuan kerja, pelatihan, atau ganjaran lainnya.

Menjadi orang asing

Selalu ada konflik batin tentang identitas diri. Anda merasa tak menjadi diri sendiri saat bekerja. Anda juga merasa tak senang dengan pribadi Anda di tempat kerja. Bahkan teman dekat atau teman kantor Anda merasa Anda orang yang berbeda di kantor dan di kehidupan sosial.

Pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kepribadian tak sekadar menjadi alat mencari uang bagi diri Anda. Pekerjaan tersebut juga bisa membuat memberi manfaat terhadap perkembangan kepribadian dan membuat Anda menjadi orang yang lebih baik. Memang tak mudah mencari pekerjaan idaman tersebut. Tapi tak ada salahnya terus berusaha.

Sumber

Thursday, July 14, 2011

Inilah 5 Alasan Kenapa Koruptor Disamakan Dengan Tikus


1. Suka Nyolong
Baik koruptor dan tikus dua-duanya memiliki kesamaan suka nyolong. Bedanya kalo tikus nyolong makanan kamu, sementara kalo koruptor nyolong duit kamu (yang harusnya bisa buat beli makanan juga).Tapi mungkin perbedaan mendasarnya adalah apa yang mendasari mereka nyolong. Tikus nyolong karena memang mereka harus bertahan hidup, sementara koruptor nyolong karena…karena apa ya? Karena serakah sih.

2. Susah Ditangkep
Baik tikus dan koruptor sama-sama susah ditangkep. Mereka sangat gesit dalam hal kabur dan pinter banget sembunyi. Bedanya kalo tikus sembunyi di belakang lemari atau di gorong-gorong, kalo koruptor sembunyinya di luar negeri, pake duit yang dia colong dari kamu. Jadi kalo tikus mau gak mau jadi kotor pas sembunyi, koruptor malah bisa sambil jalan-jalan dan menikmati peradaban pas sembunyi.

3. Hidup Membaur di Masyarakat
Baik tikus dan koruptor sama-sama hidup membaur di antara kita semua dan terkadang sulit untuk menyadari kehadiran mereka. Setelah kamu melihat mereka, kamu baru tahu bahwa ternyata hidup kamu dikelilingi oleh mereka dan kamu memang gak bisa lepas dari mereka. Kamu boleh kesel, pengen memberantas mereka, tapi ternyata mereka sudah menjamur dan jumlahnya jauh lebih banyak dari kamu.

4. Pantesnya Dihukum Mati
Daripada ngeracunin hidup kamu, baik koruptor dan tikus memang pantesnya dihukum mati aja. Bedanya kalo tikus layaknya dihukum mati karena bisa menyebarkan penyakit, sementara kalo koruptor layaknya dihukum mati karena…menyebarkan penyakit juga sih. Sama nyolong duit kamu. Tapi lebih ke karena mereka nyolong duit kamu. Brengsek.

5. Bermuka Busuk
Yah, biasanya keduanya sama-sama bermuka busuk. Kamu kadang-kadang bisa nemu tikus yang lucu sih, tapi lebih sering kamu udah jijik duluan kan liatnya. Sama halnya dengan koruptor lah.

Source : bodrexcaem.blogspot.com

Wednesday, July 13, 2011

Warna Ruang Tamu dan Simbol Kepribadian Anda



SHUTTERSTOCK
Menuangkan kreatifitas dengan bermain kombinasi warna hasilnya akan menunjukkan kepribadian Anda berdasarkan pilihan kombinasi warna yang Anda terapkan.

KOMPAS.com - Anda pribadi yang kreatif dan butuh media untuk mewadahi kreatifitas Anda? Sejak saat ini, mulailah menuangkan kreatifitas tersebut cara bermain kombinasi warna untuk keindahan di ruang tamu Anda.
Menuangkan kreatifitas dengan bermain kombinasi warna hasilnya akan menunjukkan kepribadian Anda berdasarkan pilihan kombinasi warna yang Anda terapkan. Warna sangat mempengaruhi psikologi seseorang, karena ditinjau secara psikologis, warna-warni memiliki makna yang berbeda-beda. Berikut beberapa contohnya:

Warna Hangat
- Merah
Warna ini merupakan warna yang menstimulasi suasana dominan. Warna merah akan memberi kesan memperbesar tampilan suatu obyek, tetapi sebaliknya bisa memperkecil ukuran ruang.
Warna ini juga warna sebagai pemberi aksen sehingga sebaiknya digunakan di ruang makan, ruang tidur anak, dapur, atau tempat kerja.
- Coklat
Warna ini melambangkan keamanan dan elegan. Warna ini dapat dikaitkan dengan stabilitas dan suasana elegan.
- Emas
Sementara ini merupakan lambang tradisional, kekayaan, dan kemakmuran

Warna Sejuk
- Hijau
Bagi yang menyukai warna ini, hijau melambangkan kesegaran dan nature dalam pikiran. Hijau menjadi simbol pertumbuhan, kesuburan, serta harmoni yang menyegarkan dan meneduhkan.
- Biru
Warna ini melambangkan kedalaman, kesetiaan, keintiman, serta keheningan suasana. Bagi penyuka warna ini, biru juga dapat dikaitkan dengan spiritualitas, kedamaian, misteri, kesabaran dan kontemplasi.
- Putih
Putih adalah simbolisasi kesucian yang menggambarkan sebuah permulaan baru, innocence dan kemurnian. Warna ini cocok dipakai di ruang tidur dan dapur, dan tidak seharusnya digunakan di ruang makan dan ruang tidur anak.
Nah, untuk selanjutnya kini Anda bisa menentukan kombinasi warna apa yang ingin diterapkan di ruang tamu Anda? 

Source : properti.kompas.com

Coretan Tangan Cermin Pribadi


Ilustrasi. (CNN)

TEMPO Interaktif, "Tulisan tangan anak saya panjang ke bawah, kalau nulis angka 9 itu panjang sekali ke bawahnya, ini kenapa ya, Bu," tanya seorang ibu dalam sebuah acara tentang tulisan tangan (grafologi) di Pasar Nova di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu dua pekan lalu.

Huruf yang panjang di bawah mencerminkan anak yang penuh energi dan lincah. "Apalagi kalau ada bulatannya, ini bagus di bidang bisnis. Tidak usah khawatir, Bu," jawab ahli tulisan tangan (grafolog) Mita Rossete Taufik. Jawaban itu membuat si ibu puas.

Memang coretan tangan berbentuk tulisan, huruf, atau angka bisa membaca jiwa dan karakter penulisnya. Ilmu untuk bisa membaca itu dikenal sebagai grafologi, yang merupakan bagian dari ilmu psikologi.

Selain karakter dan jiwa, ilmu ini bisa membaca potensi kemampuan dalam bekerja, kondisi kesehatan, dan sebagainya. Mengapa lewat tulisan atau coretan? Karena coretan atau tulisan ini sederhana, mudah, dan cepat. "Ilmu ini menjadi alat, sebagai awalan untuk mengenali masalah dan mencari solusinya," kata Mita.

Jadi grafologi tak hanya bisa mengetahui, tapi juga mengembangkan apa yang dimiliki seseorang menjadi lebih optimal, serta memperbaiki perilaku atau sesuatu yang negatif dari seseorang. Nah, dengan mengetahui potensi, kekuatan, serta kelemahannya, seseorang bisa mengelola dirinya sendiri dan mempunyai penyembuhan yang lebih baik saat mengalami masalah.

Anak-anak yang bermasalah, menurut Mita, terlihat dari tulisannya yang cenderung menurun dari garis atau berubah-ubah ke kiri ke kanan. Untuk memperbaikinya dilakukan terapi atau perbaikan karakter tulisan atau huruf. Untuk memperbaiki tulisan ini diperlukan waktu 1-3 bulan. Biasanya dia akan memperbaiki tiga huruf yang dianggap paling penting. "Satu huruf rata-rata perlu diperbaiki 10 menit per hari selama satu bulan berturut-turut," ujarnya.

Contoh lain, tulisan seseorang yang cenderung besar-besar menandakan dia seorang yang suka dipuji secara verbal. Seseorang dengan tulisan yang kecil-kecil biasanya suka melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. "Bukan self centris, tapi dia suka saja melakukan untuk dirinya sendiri," Mita menerangkan.

Sering kali orang tua mengajarkan kepada anak tulisan tebal-tipis yang sangat rapi. Berdasarkan hasil analisis, ternyata tulisan seperti ini mengandung unsur yang menekankan kepatuhan, tapi sayangnya konvensional, kurang inisiatif dan kreativitas. "Jadi biarkan anak menjadi dirinya sendiri dengan tulisan dan kreativitas mereka," ujar Mita.

Analisis coretan atau lukisan bisa dilakukan sejak seorang anak bisa mencoret-coret. Pola asuh, menurut Mita, sangat berpengaruh pada coretan atau tulisan anak. Jika anak diasuh dalam pola asuh yang tak sehat, penuh tekanan, dan komunikasi yang kurang tepat, anak akan mengalami stres.

Si anak mengalami stres karena disuruh melakukan sesuatu yang tak diinginkannya. Orang tua juga sering salah berkomunikasi atau kurang tepat dalam mengkomunikasikan sesuatu, sehingga malah menutup potensi anak. Jadilah anak-anak ini stres karena menuruti keinginan orang tua yang kurang pas dengan potensi dirinya. "Justru yang banyak bermasalah sekarang juga orang tuanya, berimbas pada anak," katanya.

Orang tua pun sebenarnya juga mampu mengetahui dan menganalisis jenis tulisan untuk membantu para putra-putrinya menemukan potensinya. Jika telah mengetahui karakter dari tulisan ini, sebaiknya lebih memfokuskan pada potensi yang dimiliki dan memperbaiki kekurangannya. "Justru kekuatannya harus diasah terus," ujar Mita.

Source : tempointeraktif.com

Saturday, July 2, 2011

Inilah perbedaan orang bodoh dan pintar ala Bob Sadino

Setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda-beda dan menerjemahkan perjalanan hidupnya pun tak akan sama kedalam petuah-petuah kata yang bermakna. Namun bob sadino , yang sering disapa Om Bob ini memiliki pendapat yg fenomenal tentang orang bodoh dengan orang pintar dalam memulai Bisnis/Usaha . 

1. Terlalu Banyak Ide
Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

2. Miskin Keberanian untuk memulai

Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.
3. Telalu Pandai Menganalisis
Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.
4. Ingin Cepat Sukses 
Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.
5. Tidak Berani Mimpi Besar
Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi

Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.
7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai 
Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.
8. Maunya Dikerjakan Sendiri
Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.
9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan
Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.
10. Tidak Fokus
Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.
11. Tidak Peduli Konsumen 
Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.
12. Abaikan Kualitas
Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

13. Tidak Tuntas 

Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.
14. Tidak Tahu Pioritas
Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas
15. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas
Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,
16. Menacampuradukan Keuangan 
Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.
17. Mudah Menyerah
Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.
18. Melupakan Tuhan 
Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.
19. Melupakan Keluarga
Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga
20. Berperilaku Buruk 
Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.

Monday, June 27, 2011

Sifat, Karakter dan Penyakit Seseorang Berdasarkan Golongan Darah

Golongan Darah Blood Type

Ternyata sifat, karakter dan penyakit seseorang bisa di kaitkan dengan Golongan darah yang dimilikinya. Berikut penjelasannya:

Golongan Darah A:
Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.
Di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan.

1.Sifat
1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber'temperamen' sama.

Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang pas-pasan misalnya, eh malah diberikan ke orang lain. Tapi ya itu, dia hanya akan memberikan pertolongan berdasarkan perasaan hati nurani alias nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta padanya, dia amat nggak suka.Orang punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika sudah merasa cape dalam mengerjakan sesuatu suka ngedumel/cuap2. he..he..he.. Bicaranya ceplas-ceplos, tanpa peduli pada perasaan orang lain. Pada orang yang jelas-jelas nggak disukainya terlalu diperlihatkan. Boro-boro mau ngobrol, dekat-dekat aja nggak mau.Pada umumnya orang yang memiliki golongan darah A sedikit pemalu. Itu sebabnya untuk bisa masuk lingkungan pergaulan butuh waktu beradaptasi cukup lama.

Karakter Orang Bergolongan Darah A

Orang dengan golongan darah A memiliki kekuatan karakter yang mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa. Mereka cenderung menghindari konfrontasi, dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi mereka sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka lebih suka mengerjakannya sendiri. Orang-orang dengan golongan darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif, dan paling artistik di antara semua golongan darah yang ada karena kesensitifan mereka.

Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah A

* Jangan mengangkat topik yang konfrontatif, misalnya, topik kontroversial karena mereka orang yang tidak suka membuat konfrontasi dengan lawan bicara.
* Gunakan kata-kata yang relatif sopan karena mereka sangat sensitif dan terkadang konservatif sehingga kata-kata yang tidak sesuai dengan standar kesopanan minimal akan dapat menyinggung mereka.
* Jika menjawab usahakan dengan lengkap dan bermakna karena mereka adalah orang yang sangat sempurna dan kurang menyukai hal yang setengah-setengah.
* Mintalah pandangan dan pendapat mereka karena mereka sangat kreatif untuk hal ini dan dengarkan dengan saksama ketika mereka menjelaskan.
* Jangan melebihi mereka saat menyampaikan sesuatu. Artinya, jangan sampai mereka merasa dilampaui dalam hal kepintaran dan pengalaman, misalnya.
* Hargai mereka dengan memuji seperlunya karena pujian yang berlebihan akan membuat mereka ragu dengan ketulusan si pemuji.

Sebagai tambahan, orang golongan darah A cenderung menyukai topik-topik yang bernuansa damai dan kooperatif. Mereka tidak menyukai topik yang berkaitan dengan sepak terjang atau kepribadian orang lain yang tidak ada parameter jelasnya. Mereka sangat sensitif, dalam arti setiap kata yang diterima oleh akal sehat mereka akan menjadi tolok ukur mereka terhadap orang yang diajak berkomunikasi. Untuk itu, lebih berhati-hatilah jika berhadapan dengan orang golongan darah A ini karena mereka sesungguhnya adalah pengamat yang luar biasa.

2.Penyakit
Berikut ini Penyakit yang sering dijumpai pada Orang bergolongan Darah A
- Cepat marah,
- serangan jantung,
- gangguan saluran darah,
- kanker,
- kegemukan.

3.Makanan
Pemilik darah golongan A disarankan mengkonsumsi bahan makanan yang sedikit mengandung lektin. Para pemilik golongan darah ini memiliki lambung dengan kandungan lektin rendah. Jika asupan lektin berlebihan , maka akan mengganggu kesehatan lambung. Selain itu, mereka menghasilkan lendir yang
lebih banyak jumlahnya. Ini mengakibatkan resiko terjangkit penyakit alergi, seperti asma, infeksi telinga, dan gangguan pernapasan.
Makanan yang dianjurkan ialah kelompok nabati. Sumber hewani bisa diperoleh dari ikan dan ayam kampung, ini pun dengan jumlah dan frekuensi terbatas. Susu yang dianjurkan adalah susu fermentasi (yoghurt), krim tanpa lemak, keju alami, telur dalam jumlah terbatas.

Ciri khas:
-Sistem kekebalan tubuh tidak sekuat tipe O
-Stres bisa diatasi dengan meditasi
-Orang yang bertanggung jawab dan romantis
-Jalur pencernaan cukup sensitif
-Dianjurkan menjadi vegetarian atau mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak

Jenis olahraga:
Fisik yang menenangkan dan fokus seperti yoga dan taichi.
Berikut adalah tips hal-hal berkenaan tentang diet golongan darah A:
Sangat bermanfaat : Ikan makarel, Ikan salem, ikan sarden, keong, bayam, brokoli, wortel, jamur, kacang tanah, kacang buncis, susu kedelai, tahu, tempe, beras, bluberi, nanas, & mangga
Netral : Ikan tuna, telur, ikan hiu, ikan ekor kuning, ikan cucut, ayam kalkun, burung dara, jagung,
tapioka, gandum, labu, bawang merah
Pantang : Sapi, kerbau, kambing, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan, lobster, gurita, kepiting, belut,
kodok, udang, cumi-cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, kelapa


Golongan Darah B:

Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif

1.Sifat
1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

Otaknya cerdas, sifatnya periang dan rasa humornya tinggi. Demen banget ngobrol, bahkan kalau sudah ketemu orang yang dianggapnya cocok, betah ngobrol sampai berjam-jam lamanya.Orang yang memiliki golongan darah B termasuk orang yang mudah bergaul. Sahabatnya ada di mana-mana. Sikapnya selalu optimis dan jika sudah mengambil keputusan, sulit sekali diubah. Pendiriannya yang keras itulah yang menjadikannya sering meraih sukses. Apa yang dicita-citakannya selalu tercapai.Kelemahan dari orang yang memiliki golongan darah B adalah kurang hati-hati. Suka pamer dan suka dipuji. Bicaranya terkadang seperti nggak pakai kontrol. Nggak jarang sering membuat lawan bicaranya tersinggung.

Karakter Orang Bergolongan Darah B

Orang dengan golongan darah B merupakan orang yang paling praktis di antara semua golongan darah yang ada. Mereka adalah spesialis di bidang yang digelutinya. Ketika mereka memulai sebuah proyek, mereka akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk memahami dan mencoba mengikuti semua petunjuk/arahan yang diperlukan untuk itu. Jika mengerjakan sesuatu, mereka selalu fokus kepada apa yang tengah dikerjakan. Mereka cenderung berpedoman pada tujuan dan mengejarnya sampai tuntas walau pun kelihatannya pekerjaan itu tidak mungkin dilakukan. Mereka cenderung kurang kooperatif. Mereka lebih suka mengikuti peraturan dan gagasan mereka sendiri. Orang dengan golongan darah B memberikan perhatian lebih kepada pikiran daripada perasaan mereka, dan karenanya, terkadang kelihatannya dingin dan serius.

Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah B

Ada karakter ada gaya. Orang bergolongan darah B memiliki karakter yang berbeda dengan mereka yang bergolongan darah A. Mereka lebih praktis, egois, kreatif, optimis dan bebas dalam berpikir. Mereka juga memiliki kecenderungan mengerjakan segala sesuatu secara individual. Oleh karena itu, di Jepang, untuk membentuk sebuah tim yang kuat sehingga motto yang digagas John C. Maxwell: teamwork makes the dream work benar-benar menjadi kenyataan, orang golongan darah B ini biasanya kurang dilibatkan.

Untuk lebih jelas, gaya komunikasi dengan orang bergolongan darah B berikut dapat dijadikan pedoman:
" Mulailah pembicaraan dengan runtun, jangan melompat-lompat karena mereka kurang menyukai hal-hal yang tidak teratur.
" Jangan memulai pembicaraan tanpa mengakhirinya.
" Gunakan data-data akurat, bukan rekaan.
" Jika mengajak kerjasama, pastikan bahwa mereka bersedia.
" Berbicaralah kepada otaknya bukan hatinya. Gunakan lebih banyak fakta rasional daripada sosial.
" Jangan menggunakan gaya bicara yang terburu-buru.

Orang dengan golongan darah B lebih suka mendengarkan uraian rinci dan runtun. Mereka suka ada awal dan akhir dari sebuah percakapan. Karena mereka sangat concern dengan apa yang telah dimulai untuk dapat diakhiri. Mereka tidak suka orang yang berbicara secara tidak jelas dan tanpa pertimbangan rasional karena mereka lebih menggunakan nalar rasio-nya daripada perasaannya.

2.Penyakit
Berikut ini Penyakit yang sering dijumpai pada Orang bergolongan Darah B
- Kerusakan sistem syaraf,
- susah tidur,
- sakit kepala atau migrain,
- penyakit hati,
- gangguan saluran empedu,
- gangguan saat haid,
- sakit tulang belakang,
- kegemukan
- serangan jantung

3.Makanan
Pemilik golongan darah B adalah kebalikan dari golongan darah A. Mereka diizinkan menyantap sumber hewani dengan sumber hewani dengan porsi lebih banyak. Namun karena memiliki darah B rentan terhadap penyakit autoimun dan serangan virus, mereka dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran hijau yang kaya magnesium. Daftar makanan yang diperbolehkan adalah semua produk susu kecuali, blue cheese dan es krim, telur ayam baik organik maupun ayam kampung.

Ciri khas:
-Sistem kekebalan tubuh kuat
-Stres bisa diatasi dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreatifitas
-Dianjurkan melakukan latihan gerak seperti renang dan jalan kaki
-Dianjurkan juga untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari setaip golongan darah
-Tipe ini sangat cocok untuk asupan susu

Jenis olahraga:
Olahraga fisik sedang dengan unsur mental seperti, hiking, tenis dan berenang
Berikut adalah tips hal-hal berkenaan tentang diet golongan darah B:
Sangat bermanfaat : Kambing, kelinci, rusa, ikan salem, ikan sarden, susu sapi, roti, brokoli, ubi, wortel,
kembang kol, terong, dan teh hijau
Netral : Sapi, kerbau, hati, kalkun, ikan hiu, cumi-cumi, ikan tuna, mentega
Pantang : Bebek, angsa, ayam, belibis, babi, kuda, burung dara, keong, kepiting, katak, lobster, es krim, gandum, tomat, labu, jagung, alpukat, kelapa


Golongan Darah AB:
Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.

Persentase orang ber - Golongan Darah AB adalah hanya 4 % dari seluruh penduduk dunia. Dan merupakan persentase yang terkecil dibandingkan dengan golongan darah lainnya.

Darah AB merupakan darah zaman modern yang mempunyai kecenderungan terhadap penyakit modern. Oleh sebab itu, orang ber - Golongan Darah AB selalu disarankan melakukan teknik-teknik relaksasi dan meditasi supaya dapat mengurangi stress dan untuk melawan system imunisasi yang kurang sehat.

1.Sifat
Karakter Orang Bergolongan Darah AB

Orang dengan golongan darah AB susah dikelompokkan. Mereka dapat memiliki karakteristik di kedua ujung spektrum pada waktu bersamaan. Artinya, di satu sisi mereka pemalu, di sisi lain, sangat terbuka. Mereka dengan mudah mengubah satu sisi ke sisi yang lain. Mereka dapat dipercaya dan bertanggung jawab, namun tidak dapat bertanggung jawab jika terlalu banyak yang dituntut dari mereka. Mereka tidak keberatan membantu sepanjang sesuai dengan syarat mereka. Orang-orang dengan golongan darah ini sangat suka seni dan metafisika. AB juga dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka juga suka menentukan syarat sendiri dan berhak menggugurkannya jika tidak sesuai dengan harapan mereka. Mereka dikenal sangat sensitif dan penuh perhatian. Di Jepang, beberapa perusahaan membagi karyawan-karyawannya ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan ironisnya, tidak seorang pun yang mau bekerjasama dengan kelompok golongan darah AB di Jepang ! (Jangan terlalu sedih buat yang di Indonesia ya).

Gaya Komunikasi dengan Orang Bergolongan Darah AB

Dengan karakter yang mudah berubah-ubah tergantung kondisi mood tertentu, orang-orang dengan golongan darah AB tentu masih dapat diambil ‘hatinya’ ketika kita berkomunikasi dengan mereka agar mencapai tujuan yang ingin kita raih. Gaya komunikasi yang perlu diterapkan adalah seperti tersebut di bawah ini:

* Pertama-tama, ikuti dulu alur pembicaraan mereka.
* Selanjutnya, berbicaralah secara tegas karena mereka mudah berubah-ubah.
* Bicaralah tentang seni dan metafisika untuk memulai percakapan yang lebih panjang jika hal itu diinginkan.
* Jika membuat janji, pastikan mereka memahaminya dan setuju.
* Jangan ambil keputusan sepihak karena mereka termasuk orang yang suka menentukan sebuah keputusan secara sepihak. Diskusikanlah dengan sinergis.
* Jangan terlalu banyak mengumbar kata dan janji karena mereka sulit mengingat, apa lagi menjalankan kewajiban yang semakin banyak.

Orang dengan golongan darah ini memang sedikit kurang beruntung di Jepang karena dianggap yang paling lemah dan tidak dapat dipercaya. Namun, hal ini tentu sangat kasuistis dan geografis. Hanya saja, dengan memahami karakteristik orang dengan golongan darah ini, banyak hal yang dapat dilakukan untuk tidak menuai kekecewaan nantinya di kemudian hari jika ternyata karakter itu benar adanya. Dan bagi mereka dengan golongan darah AB tentu dapat melakukan introspeksi diri untuk memperbaiki hal-hal negatif yang benar sesuai dengan penjelasan di atas.

2.Penyakit

Resiko Medis Orang Ber - Golongan Darah AB :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya ( salah pola makan tidak sesuai dengan Golongan Darah AB ) :
- Penyakit kanker.
- Penyakit jantung.
- Anemia (kekurangan sel darah merah).
- Depresi.
- Masalah system syaraf.
- Komplikasi hati dan empedu.
- Parkinson’s.
- Alzheimer’s.


3.Makanan
* Makanan yang sangat bermanfaat (berfungsi sebagai obat): ikan sardine, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), teh hijau, anggur merah.
* Makanan yang netral (berfungsi sebagai makanan): cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, brokoli, bayam, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji.
* Makanan yang dihindari (bertindak sebagai racun): daging (sapi, ayam, bebek, babi, angsa, lobster, kepiting, kodok), mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol.


Golongan Darah O:
Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif.
Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia.

1.Sifat
1. Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, "loved by all". Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.

Karakter Orang Bergolongan Darah 'O'

Orang-orang dengan golongan darah O adalah mereka yang tidak banyak ambil pusing, penuh semangat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka adalah orang yang paling fleksibel di antara semua golongan darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek namun mengalami masalah ketika melanjutkannya dan tidak jarang banyak juga yang dengan mudah menyerah di tengah jalan. Mereka terkadang bertingkah dan tidak terlalu dapat dijadikan sandaran. Mereka selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka secara langsung. Mereka selalu jujur. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat. Di Jepang, golongan darah ini merupakan golongan darah rata-rata orang disana.

Gaya Komunikasi dengan Orang Bergolongan Darah O


Ketika berhadapan dengan orang bergolongan darah O yang penuh semangat dan percaya diri, terus terang, optimistis, terkadang egois dan kreatif, hal-hal berikut dapat dijadikan pedoman:

* Berbicaralah dengan semangat dan penuh vitalitas. Karena mereka kurang menyukai orang-orang yang terkesan lemah, letih, lesu, lemas, letoy, dan loyo yang dianggap tidak dapat mengikuti ritme mereka yang penuh dengan energi.
* Jangan gunakan kata-kata negatif dan pesimis karena kelompok kata itu tidak terdapat dalam kamus mereka yang penuh dengan semangat positif dan optimis.
* Ketika mengikat sebuah kontrak, pastikan dengan tegas bahwa mereka komit dengan apa yang telah disepakati dan dapat bertanggung jawab atas penyelesaiannya.
* Berkatalah dengan jujur karena mereka juga demikian adanya. Sekali kebohongan terdeteksi, mereka tidak akan percaya lagi pada lain kesempatan.
* Tunjukkan bahasa tubuh yang penuh keceriaan dan semangat.

Orang dengan golongan darah O paling suka berkomunikasi dengan mereka yang penuh semangat. Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup yang baik sulit menjadi teman dekat orang golongan ini. Karena mereka selalu semangat sejalan dengan vitalitas yang mereka miliki. Mereka akan dapat berkomunikasi berjam-jam dengan orang yang cocok dan dapat mengikuti ritme bicara mereka yang sangat optimistis dan motivatif.

2.Penyakit
Berikut ini Penyakit yang sering dijumpai pada Orang bergolongan Darah O
- Kencing manis,
- gangguan usus dan pencernaan,
- peredaran darah kurang baik,
- sakit pinggang dan tulang belakang,
- kegemukan,
- kadar kolesterol tinggi,
- tekanan darah tinggi,
- kadar asam urat tinggi,
- penyakit kanker,
- gout,
- serangan jantung,
- penyumbatan arteri.

3.Makanan
Pemilik golongan darah O patut beruntung, terutama bagi mereka yang menyukai daging-dagingan. Mereka boleh makan daging sebanyak-banyaknya, kecuali daging olahan. Namun golongan darah ini juga harus mengimbanginya dengan memakan sayur-sayuran yang banyak juga. Boleh juga menyantap
minyak jenis nabati, minyak zaitun dan buah segar. Yang harus dihindari ataupun dibatasi ialah : kol, brokoli, kembang kol, sawi, pokcoi, taoge, terong, jamur dan kentang.

Ciri khas :
-Sistem kekebalan tubuh sangat kuat
-Stres dapat direspon denga aktivitas fisik
-Mudah beradaptasi dengan berbagai makanan pada lingkungan yang ditempati
-Tidak cocok melakukan diet
-Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidratseperti: daging, buah, ikan, dan sayur.

Jenis olahraga :
Melakukan olahraga aerobik yang gerakannya banyak dan cepat(high impact), bisa juga olahraga fisik seperti lari dan beladiri.
Berikut adalah tips hal-hal berkenaan tentang diet golongan darah O:
Sangat bermanfaat : Sapi, kerbau, kambing, rusa, hati/jantung, ikan kod, ikan cucut, ikan ekor kuning
Netral : Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sarden, udang. telur, mentega, tempe, tahu,susu kedelai, gandum, beras
Pantang : Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, burung puyuh, es krim, keju, susu sapi,yoghurt


Sumber

Tuesday, June 7, 2011

Psikolog Bukan Sekadar ‘Tong Sampah’

Analisa/ferdy. Setiap biro psikologi diwajibkan memiliki izin praktek psikolog dengan mendaftarkan ke Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) sebagai legalitas profesi.
Oleh: Adelina Savitri Lubis
Sejak 1996 pemerintah membuat jenjang dalam ilmu psikologi, semacam penyetaraan seperti ilmu kedokteran atau ilmu farmasi. Artinya seseorang bisa disebut psikolog karena dia telah mengambil pasca sarjana psikologi (S2). Sebelumnya, seorang sarjana psikologi sudah langsung disebut psikolog. Bahkan di masa itu sempat terjadi peralihan, sarjana psikologi diwajibkan mengikuti pelatihan psiko-diagnostis untuk bisa dikatakan sebagai psikolog.
Kini, S2 Psikologi terbagi atas dua jurusan, yakni, Psikologi Science dan Psikologi Profesi. Hanya lulusan S2 Psikologi Profesilah yang berhak membuka praktik psikolog. Sedangkan S2 lulusan Psikologi Science sama sekali tidak berhak untuk membuka praktik psikologi. Secara teknis Psikologi Science melakukan pendekatan teoritis, sedangkan Psikologi Profesi lebih kepada pendekatan praktik.
"Praktik yang dilakukan S2 Psikolog salah satunya, seperti ke rumah sakit jiwa. Dengan begitu mereka lebih terampil menggunakan alat ukur psikotes, menegakkan diagnosa dan mengidentifikasi gejala pada klien atau pasien. Hal ini tidak ditemukan dalam S2 Psikologi Science," jelas Dekan Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA), Irna Minauli kepada analisa, Jumat (27/5).
Senada dengan Irna, Pembantu Dekan I Fakultas Psikologi USU, Sri Supriyantini, M.Si., Psikolog, menambahkan, keduanya memiliki kompetensi (kemampuan) yang berbeda. Praktiknya, S1 Psikologi berkompeten sebagai trainer (pelatih) sesuai yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan terkait persoalanan motivasi Sumber Daya Manusia (SDM). Contoh lainnya, berkaitan dengan dunia pendidikan seperti training (pelatihan) cara belajar efektif siswa. Selain itu psikologi sarjana juga berkompeten sebagai peneliti dalam bidang industri, sosial, anak juga bidang pendidikan. Mereka juga berkompeten sebagai Asisten Psikolog.
"Perbedaan yang kentara dapat diketahui melalui gelar yang diperoleh. S2 Psikologi Science mendapat gelar Master of Science (M.Si). Sedangkan S2 Psikologi Profesi mendapat gelar Magister Profesi Psikologi (M.Psi)," ungkapnya kala ditemui di ruang Pembantu Dekan 1 Fakultas Psikologi USU, Rabu (25/5).
Saat ini pemerintah bahkan menetapkan satu kurikulum ilmu psikologi seluruh kampus di Indonesia. Penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan pemerintah ini diungkapkan Irna, demi menghindari maraknya praktik layanan jasa psikologi yang melanggar aturan (mal praktik). Sejatinya mal praktik psikolog bukan hanya merugikan psikologi secara keilmuan, juga merugikan masyarakat (pengguna layanan jasa psikolog). Bagi Yanti peran psikolog tidak sesederhana itu. Tidak sekadar bersifat mendengarkan semata, seperti menyimak curhatan seorang teman. Ada teknik tertentu yang hanya didapatkan di dalam ilmu psikologi.
"Kita harus akui, masyarakat tidak lagi bodoh, masyarakat di zaman ini sudah pintar. Pelan-pelan, masyarakat dapat menilai, apakah praktik psikolog itu berkompeten atau tidak," tegasnya.
Dalam bahasa yang berbeda Irna menyepakati hal itu, psikolog bukan sekadar ‘tong sampah’, katanya. Seorang psikolog sejatinya sudah mempelajari berbagai teori tentang manusia, tahap perkembangan manusia, sehingga seorang psikolog mampu membedakan antara perilaku normal, perilaku abnormal atau perilaku di antara keduanya. Selain itu seorang psikolog juga menguasai teori-teori kepribadian (psiko analisa, behavioristic). Prinsipnya, perkembangan terapi dalam psikologi terus berkembang. Maksudnya, apa yang dianggap tepat justru menjadi kurang tepat.
"Artinya kala seorang psikolog melihat sebuah kasus, dia harus melihat dari sudut teori tertentu, sehingga penanganannya nanti menjadi sesuai. Jadi bukan sekadar dengar curhatan," jelas Irna.
Wajib Jaga Rahasia
Ada batasan lain yang membuat psikolog berbeda dengan teman curhat, adanya kode etik profesi psikolog yang harus dipatuhi. Idealnya seorang psikolog wajib menjaga kerahasiaan klien. Persis yang tertera dalam kode etik psikologi Indonesia Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Pasal 24 poin Mempertahankan Kerahasian Data. Disebutkan Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikolog wajib memegang teguh rahasia yang menyangkut klien atau pengguna layanan psikologi dalam hubungan dengan pelaksanaan kegiatannya. Penggunaan keterangan atau data mengenai pengguna layanan psikologi atau orang yang menjalani layanan psikologi yang diperoleh Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi dalam rangka pemberian layanan psikologi, hendaknya mematuhi hal-hal sebagai berikut; a). Dapat diberikan hanya kepada yang berwenang mengetahuinya dan hanya memuat hal-hal yang langsung berkaitan dengan tujuan pemberian layanan psikologi, b). Dapat didiskusikan hanya dengan orang-orang atau pihak yang secara langsung berwenang atas diri pengguna layanan psikologi, c). Dapat dikomunikasikan dengan bijaksana secara lisan atau tertulis kepada pihak ketiga, hanya bila pemberitahuan ini diperlukan untuk kepentingan pengguna layanan psikologi, profesi dan akademisi. Dalam kondisi tersebut identitas orang yang menjalani pemeriksaan psikologi tetap dijaga kerahasiaannya.
Begitupun, diakui Irna persoalanan menjaga kerahasiaan klien ini justru menjadi dilema bagi psikolog. Irna mencontohkan, seorang suami yang menceritakan keinginannya menikahi wanita idaman lain. Sisi lain, psikolog ternyata mengenal dekat isteri dari suami yang telah berselingkuh itu. Sampai suatu ketika, suami akhirnya menikahi selingkuhannya. Lantas sang isteri marah kepada psikolog, mengapa psikolog tidak memberitahunya kalau suaminya memiliki wanita idaman lain.
"Itu tadi karena kode etik, psikolog harus menjaga kerahasiaan kliennya. Sebagai manusia biasa psikolog bisa saja terpengaruh hati dan pikirannya, tapi itulah tantangannya, harus mampu, harus bisa," kata Irna.
Menariknya berkaca dengan negara lain, Asociation Phsicology America (APA) di Amerika Serikat memiliki kode etik yang lebih ketat. Dalam satu pasal termuat di kode etik APA, disebutkan psikolog tidak diizinkan memiliki hubungan emosional dengan kliennya. Sayangnya, sampai saat ini belum ada hukum yang mengatur tentang malpraktik psikolog. Paling Yanti bilang, sanksinya adalah teguran yang dilakukan oleh Himpsi. Seberat-beratnya, dikeluarkan dari Himpsi.
Terlepas dari itu, Irna menyoroti kurangnya pengetahuan masyarakat untuk membedakan antara psikolog dengan psikiater. Menurut Irna, keduanya merupakan profesi yang sangat berbeda. Psikiater adalah dokter yang mengambil spesialisasi kedokteran jiwa. Pendekatan yang dilakukan psikiater berbeda dengan Psikolog. Psikiater melakukan pendekatan secara medis. Artinya mereka (psikiater) diperbolehkan untuk memberikan obat-obatan kepada klien atau pasien. Psikolog tidak diperkenankan memberikan resep, apalagi obat-obatan kepada klien. Psikolog lebih menyoroti hal-hal yang berhubungan dengan perilaku (behavior) klien.
Psikotes Kurang-Lebih Individu
Layanan jasa psikolog bukan hanya diperlukan untuk membantu persoalanan yang sifatnya pribadi. Dalam skala besar, layanan jasa psikolog pun dibutuhkan perusahaan. Salah satunya psikotes untuk menyaring SDM sesuai persyaratan yang ditentukan perusahaan. Umumnya, ada penilaian dalam beberapa aspek yang digunakan psikolog. Sebutlah aspek kecerdasan, aspek kepribadian, aspek cara kerja dan aspek kepemimpinan. Dalam aspek kecerdasan meliputi beberapa poin, seperti daya ingat, daya nalar, daya tangkap, kemampuan berhitung dan lain sebagainya. Aspek kepribadian meliputi poin kestabilan emosi, kemampuan bersosialisasi. Dalam aspek cara kerja meliputi poin daya tahan menghadapi stress atau ketelitiannya.
"Intinya, psikotes dilaksanakan untuk melihat kelebihan dan kekurangan individu. Apakah kekurangan atau kelebihan yang dimiliki individu itu memberi keuntungan atau kerugian bagi perusahaan?" ucap Irna.
Sejatinya, psikotes bukanlah hal langka bagi masyarakat. Apalagi sekarang, di era terbukanya teknologi informasi hasil psikotes pun bisa diakali, asalkan mengerti rumusnya. Psikotes tidak lagi menjadi ukuran pasti untuk mengetahui pribadi seseorang. Menurut Irna, saat ini bocoran tentang materi psikotes beredar luas dimana-mana. Bahkan informasinya sangat mudah ditemui di buku pun dunia maya. Justru itu Irna bilang, seorang psikolog yang handal tidak akan mengandalkan pada hasil tes semata. Dia harus menyempurnakan hasil tes melalui hasil observasi dan hasil wawancara.
"Pada kurikulum baru fakultas psikologi, porsi untuk mata kuliah observasi dan wawancara lebih besar dibandingkan dengan kurikulum yang lama, masing-masing 3 SKS. Sebelumnya mata kuliah observasi dan wawancara digabung satu paket, hanya 2 SKS. Diharapkan mahasiswa memliki kemampuan yang lebih pada bidang wawancara dan observasi," jelasnya.
Sampai saat ini UMA telah dipakai oleh berbagai lembaga pemerintahan pun swasta. Sekurang-kurangnya UMA telas meluluskan sampai 100 mahasiswa psikologi S1, dan meluluskan sebanyak 30 mahasiswa psikologi S2. Sedangkan USU, sedikitnya telah meluluskan 80 mahasiswa psikologi S1, dan meluluskan empat sampai enam mahasiswa psikologi S2.
Tak dipungkiri Irna, ada juga perusahaan-perusahaan yang menggunakan layanan jasa psikolog sekadar basa-basi. Maksudnya perusahaan yang menghalalkan praktik KKN dan ‘titipan’ pihak tertentu. Secara pribadi, dia mengaku lebih menyukai klien yang berasal dari perusahaan swasta murni, karena bisa menghindarkan segala praktik yang diwariskan masa orde baru. Kata Irna, percayalah setiap orang memiliki kesempatan dan peluang yang sama, tanpa harus melihat suku, agama atau ras tertentu. Tak perlu pakai titipan orang tertentu atau sejumlah angka yang ikut dititipkan. Tak perlu, bisik Irna. Sst, sst, sst.