SELAMAT DATANG

Selamat menikmati artikel-artikel hasil copy & paste (Copas) berikut, semoga dapat menambah wawasan bagi pribadi yang ingin berkembang.
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Sunday, September 29, 2013

Cara Membuat Password Akun Facebook Aman 100%


Cara Membuat Password Akun Facebook Aman 100%, Anti Hack,  - Kata kunci atau password adalah salah satu alat untuk mengamankan akun Facebook kita. Sayangnya, banyak sekali orang yang menyepelekan tingkat kerumitan password mereka. 

Alasannya? Karena takut lupa.

Makin rumit, akan makin susah diingat. Ok, it makes sense. Saya pernah menemui orang-orang seperti ini. Dan membangkitkan kesadaran mereka untuk membuat password yang lebih aman mirip seperti sebuah kampanye pilgub. It doesn’t necessarily work but they’ll hate you for sure

Kemungkinan untuk disambut baik lebih tipis daripada disambut kurang mengenakkan.
Mungkin itulah salah satu alasan terbesar mengapa Facebook memberikan lapisan pengamanan lain untuk akun-akun penggunanya selain kata kunci, yaitu fitur “persetujuan masuk ke Facebook”. Untuk orang-orang yang malas membuat password yang aman, menurut saya fitur satu ini sangat amat berguna. Pada dasarnya, fitur ini berfungsi sebagai lapisan pengaman kedua setelah password.

Setelah fitur “persetujuan masuk ke Facebook” diaktifkan, pemilik akun Facebook akan menerima pesan pendek ke ponselnya setiap kali ada perangkat lain yang mengakses akun Facebooknya. Saya sudah mencoba dan terbukti ini memang memberikan pengamanan ekstra terhadap akun kita. Jadi setiap kali saya (atau orang lain yang berniat membobol) mencoba mengakses akun FB saya dari browser baru, aplikasi baru, perangkat baru (entah itu PC, laptop, atau netbook, atau smartphone lain), secara otomatis nomor ponsel kita akan dikirimi pemberitahuan atau notifikasi dari shortnumber Facebook Mobile.

Di dalam pemberitahuan itu, disertakan juga sebuah kode berupa angka yang biasanya 6 digit untuk mengkonfirmasi benar tidaknya itu adalah si pemilik akun. Meski Anda sudah masukkan password, tetapi jika Anda belum masukkan kode dari notifikasi SMS ini, akun tak akan bisa dibuka. Kerepotan ekstra? Pastinya. Tapi itulah hukum umumnya: bersamaan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi, tingkat kerepotannya juga makin tinggi.

Tertarik untuk mengaktifkan fitur ini di akun Facebook Anda? Mudah saja. Ikuti langkah-langkah berikut (pastikan sudah memasukkan nomor ponsel yang aktif dipakai di tab “selular”):

1. Temukan “pengaturan akun” yang tersembunyi di tanda panah di pojok kanan atas akun Facebook (tepat di sebelah kanan tombol “Beranda”).

2. Lalu klik “Pengaturan akun ”.
3. Kemuadian klik “Pengaturan Keamanan” yang berada di sebelah kiri.
4. Klik fitur “Persetujuan masuk ke Facebook”. 
5. Klik tanda centang (v) di depan pernyataan: “Memerlukan kode keamanan untuk mengakses akun saya dari browsher yang tidak dikenali“. Setelah itu, jangan lupa klik “Simpan Perubahan”.
Nah, saat Anda nanti mencoba mengakses akun Facebook dari aplikasi yang belum dikenali (browser baru, aplikasi Facebook client baru, ponsel baru, dan sebagainya), akan ada pemberitahuan. Jika didesktop, bunyi laman checkpoint-nya seperti ini: “Baru-baru ini ada orang yang mencoba masuk ke akun Anda dari komputer atau perangkat seluler yang tidak dikenali. Karena fitur persetujuan masuk diaktifkan, akun Anda untuk sementara dikunciSelesaikan langkah-langkah berikut untuk mendapatkan kembali akses ke akun Anda.
Dalam langkah berikutnya , Anda akan diminta mengkonfirmasi dengan memasukkan kode yang telah dikirimkan ke ponsel yang terdaftar. Mudah bukan?
 

Thursday, April 18, 2013

Tips Sebelum Resign dan Mulai Berbisnis


alt
Anda memimpikan untuk bekerja di rumah, tanpa mengganti baju tidur sambil minum kopi di meja kerja sebelah kasur atau apapun alasannya? Anda tidak sendiri, banyak orang mendambakan bekerja tanpa harus keluar dari rumah tetapi tetap menghasilkan uang.

Sepertinya memang menyenangkan, tapi butuh kerja keras dan dedikasi tinggi. Jika anda serius untuk menjadi bos bagi diri sendiri dan bisa menentukan tempat bekerja yang sesuai keinginan anda, berikut ini ada beberapa tips dikutip dari Financial Edge.

1. Analisa Situasi Keuangan Anda

Langkah terpenting dalam memulai usaha sendiri adalah mengetahui pemasukan dan pengeluaran anda setiap bulan. Termasuk untuk apa dan bagaimana pengeluaran dan pendapatan tersebut didapat. Perusahaan anda layak mendapatkan semua itu sejak awal dibangun.

Hitunglah seluruh keuangan anda dengan baik, tak hanya keuangan pribadi tapi juga perkiraan biaya yang diperlukan untuk membuka usaha sendiri tersebut. Berapa banyak uang yang diperlukan untuk memulai? Berapa biaya operasinya setelah satu minggu berjalan? Dengan angka-angka ini di tangan, kemampuan finansial anda akan terlihat dengan jelas.

2. Perhatikan Stabilitas dan Disiplin Diri Sendiri

Uang bukan hanya faktor utama dalam menjalankan bisnis sendiri. Anda juga harus tahu bagaimana bertindak dan disiplin menjadi seorang bos bagi diri sendiri. Lihat beberapa poin di bawah ini:

    Tingkat emosi: Apakah anda mudah marah atau panik? Apa anda sulit berpikir saat ada masalah? Bagaimana sikap anda menghadapi tekanan kerja?
    Faktor pendukung: Apakah anda mendapat dukungan dari keluarga dan teman dekat? Apakah anda punya seseorang yang mahir dalam bisnis, seseorang yang bisa dimintai bantuan dalam mengambil keputusan dan meminta masukan?
    Keahlian manajemen: Apakah anda terlalu bekerja keras? Anda terbiasa kerja dengan tenggat waktu? Bisa memimpin organisasi?


Menjadi bos bagi diri sendiri berarti anda harus benar-benar menghargai waktu, uang dan proyek.

3. Rancang Rencana Kerja

Jika anda menjadi bos, berarti anda akan punya karyawan, jadi bagaimana rencana kerjanya nanti? Jangan tentukan rencana kerja setengah hati karena ini merupakan bisnis yang akan menjadi penopang hidup anda.

Misalkan anda berniat menjadi konsultan bisnis, jangan hanya berhenti sampai di situ. Tentukan juga konsultan bisnis di sektor industri apa anda akan bergerak. Sekalian tentukan juga siapa klien-klien potensial anda.

4. Mulailah Bekerja Paruh Waktu

Biasanya butuh beberapa bulan untuk benar-benar mulai menjalankan bisnis sendiri secara penuh. Untuk memulainya, anda bisa lakukan dengan cara paruh waktu. Sebagian besar waktu anda lakukan dengan bekerja di kantor yang sekarang anda punya. Akhir pekan tiba, jalankan bisnis pribadi anda tersebut.

Mengapa harus perlahan-lahan? Kenapa tidak langsung fokus sekaligus? Alasannya, mencari klien tidak semudah yang anda bayangkan, perlu banyak waktu dan tenaga. Bahkan, waktu kerja anda tidak akan terlalu padat saat awal memulai bisnis, jadi untuk apa menghabiskan banyak waktu kalau anda punya pekerjaan yang lebih penting.

Tunggu sampai benar-benar klien dan keuangan anda siap dikerjakan secara total. Sementara ini lakukan dua pekerjaan sekaligus dulu. Memang anda akan lebih sibuk, tapi ini akan membantu anda dalam mengatur manajemen waktu.

5. Jalankan Masa Transisi

Ketika jumlah klien sudah mulai banyak, keinginan untuk bekerja di rumah akan semakin besar. Pada titik ini, anda memasuki masa transisi yang sangat penting.

Jika memungkinkan, mintalah pada bos anda saat ini untuk mengurangi jam kerja anda, sehingga bisa lebih fokus ke bisnis pribadi. Jika tidak memungkinkan, maka anda harus bekerja lebih keras. Dari sisi keuangan, semakin anda berhemat maka semakin baik untuk bisnis.

6. Siapkan 'Kantor'

Segera setelah semua elemen siap, anda sudah menjadi sebuah entitas bisnis yang legal. Urus semua urusan administrasi untuk keperluan pembentukan perusahaan supaya tidak ada aspek hukum yang bisa mengganjal anda di kemudian hari. Mintalah bantuan profesional untuk mengurus semua ini.

Anda harus segera mengakhiri masa transisi ini dengan menentukan pilihan, apakah anda sudah siap mengerjakan bisnis pribadi atau masih ingin jadi karyawan? Semakin cepat masa transisi ini terselesaikan maka semakin cepat pula bisnis anda dimulai.

7. Jangan Putus Hubungan

Ketika sudah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada perusahaan tempat anda bekerja selama ini, lakukan secara profesional. Beberapa rekan kerja anda di tempat yang lama kemungkinan bisa membantu bisnis anda ke depan. Jangan sampai putus hubungan hanya karena anda keluar dari pekerjaan saat ini.

8. Pastikan Pekerjaan Terus Mengalir

Kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah memastikan pekerjaan terus mengalir. Atur semua jadwal pekerjaan yang paling baru paling utama, sehingga tidak ada pekerjaan yang tertinggal. Kini, semua tergantung anda sendiri, mulai dari mencari klien sampai mendapat pemasukan setiap akhir bulan.

Sumber

Monday, February 18, 2013

10 Tanda Anda Harus Pindah Kerja

Rata-rata jam kerja pegawai kantoran adalah 8 hingga 9 jam. Artinya, setiap hari, Anda menghabiskan sepertiga hidup Anda di kantor. Sia-sia sekali rasanya jika waktu sebanyak ini dihabiskan dengan mengeluh dan berbagai hal lain yang membuat Anda tak bahagia. Mungkin sudah saatnya Anda mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau jadi pengusaha?

Jika Anda mengalami 10 hal berikut ini, tandanya Anda memang harus segera mengucap selamat tinggal pada rekan kerja.


1. Anda begitu membenci hari Senin
Merasa sedih saat weekend berakhir dan Senin kembali datang itu hal yang wajar. Tapi jika Anda membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, dan semua yang akan terjadi hari Senin, lalu Anda merasa muak, takut, bahkan stres, artinya Anda memang tak ingin berada di sana. Mungkin Anda hanya bertahan hanya demi punya pekerjaan? Tapi untuk apa menyiksa diri dan menghabiskan sepertiga hidup Anda di tempat yang Anda benci, sementara banyak orang lainnya yang menikmati pekerjaan mereka?

2. Anda bekerja tak dengan hati
Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika Anda mencintai pekerjaan Anda, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan Anda berat, Anda masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika Anda mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai Anda mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan?

3. Hubungan dengan bos tidak baik
Bos galak itu biasa. Yang harus diwaspadai adalah jika hubungan Anda dengan bos lebih buruk dibanding hubungan bos dengan rekan-rekan kerja Anda. Merupakan pertanda buruk pula jika Anda sampai harus menyelesaikan masalah Anda dengan bos lewat atasan bos Anda, atau lewat departemen SDM (HRD).

4. Kemampuan Anda tak dianggap
Anda lulusan S2 manajemen, namun di kantor ini Anda hanya diberi tugas mengerjakan hal-hal remeh. Berkali-kali Anda meminta naik jabatan atau diberi tanggung jawab lebih, namun permohonan itu tak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi Anda untuk perusahaan yang tak menghargainya.

5. Masa depan perusahaan Anda tak jelas
Perusahaan Anda terlilit utang, beberapa departemen ditutup, sejumlah besar karyawan diberhentikan, gaji sudah tak dibayarkan selama dua bulan. Jika perusahaan diibaratkan perahu, segeralah Anda menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam.

6. Prinsip Anda dan perusahaan tak sejalan
Anda adalah orang yang sangat mencintai lingkungan, namun Anda bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Awalnya mungkin Anda masih bisa berkompromi, tapi jika hal ini tetap mengganggu Anda dan bahkan membuat Anda stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip Anda.

7. Gaji Anda tak memadai
Biasanya fresh graduate alias yang baru lulus kuliah dan memiliki nol pengalaman masih mau menerima pekerjaan dengan gaji di bawah standar. Tapi itu pun seharusnya disertai catatan bahwa dalam setahun atau dua tahun akan ada kenaikan gaji. Jika usia Anda sudah lebih dari 27 tahun dan Anda masih digaji di bawah standar, padahal pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat, saatnya Anda cari kesempatan lain. Tentu saja ini berlaku jika permintaan Anda untuk naik gaji tak pernah digubris.

8. Anda tak suka rekan-rekan kerja Anda
Pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang Anda cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja di hari Senin. Tapi jika Anda tak punya teman dekat di kantor, atau sama sekali tak bergaul dengan mereka karena merasa tak cocok, makan siang selalu sendiri, rekan-rekan kerja memperlakukan Anda dengan tidak baik, dan Anda sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja, saatnya ucapkan selamat tinggal pada mereka.

9. Anda makan gaji buta
Yang Anda lakukan di kantor sebagian besar adalah browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, lalu nongkrong, lalu ngobrol-ngobrol dengan rekan kerja, dan tak mengerjakan apapun. Enak memang, karena Anda tetap digaji meskipun Anda tak berkontribusi. Tapi ini artinya Anda "tak dianggap" oleh perusahaan. Anda produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin Anda tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya bagi keseluruhan alur kerja perusahaan. Waspadalah, bisa-bisa Anda didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku "makan gaji buta" ini.

10. Anda masih mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain
Tak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan apa yang ada di luar sana. Namun jika sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan mencari lowongan kerja di internet, atau setiap bertemu teman Anda selalu berkata, "Ada lowongan nggak, di kantormu?", artinya Anda memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan Anda. Ikutilah kata hati itu.

Sumber

Lima Langkah Hemat dan Bijak Belanja Bulanan Yahoo! SHE

Dari hari ke hari, hampir semua harga barang meningkat. Namun penghasilan hanya mendapat penyesuaian paling tidak satu kali dalam setahun. Ini membuat para ibu rumah tangga harus menguras energi dengan mengatur anggaran belanja bulanan untuk kebutuhan rutin keluarga.

Berikut cara praktis untuk membuat anggaran belanja rutin keluarga:

Pertama, catat barang yang diperlukan. Untuk makan sehari-hari, mulailah dengan membuat menu harian, kemudian buat daftar bahan mentah apa saja yang diperlukan. Untuk kebutuhan rutin, mulailah membuat daftar barang-barang yang diperlukan misal pasta gigi, sabun, pembersih lantai, dan lainnya.

Kedua, pilihlah tempat belanja yang sesuai. Setiap orang memiliki tempat belanja favorit. Ada yang senang ke pasar tradisional, hypermarket, bahkan swalayan kelas premium. Anda sebaiknya berbelanja pada tempat yang sesuai dengan kemampuan daya beli serta kebutuhan Anda.

Ketiga, saat berbelanja, perhatikan harganya. Bandingkan dengan harga produk yang sama di tempat lain. Biasanya akan terlihat pola bahwa di satu tempat lebih murah untuk produk tertentu dan di tempat lain untuk produk lainnya. Misal ada tempat yang murah untuk sabun, sampo, dan minyak goreng, tetapi untuk buah, daging, serta ikan justru lebih mahal dibanding tempat lain. Maka belanjalah di tempat yang sesuai dengan cermat

Keempat, perhatikan promosi yang ditawarkan. Biasanya setiap Jumat, beberapa koran memuat berita diskon untuk berbelanja di hypermarket. Sebagai konsumen yang pintar dan bijak, pastikan harga atau diskon tersebut memang menguntungkan, artinya Anda harus mengetahui harga sebelum promosi. Pastikan keuntungan dari diskon tersebut memang sepadan. Misalnya, Anda hanya mendapatkan diskon Rp10 ribu namun lokasi berbelanja jauh sehingga potongan harga yang didapatkan tidak sepadan dengan ongkos yang dikeluarkan. Promosi tersebut berguna jika Anda membeli barang yang harganya mahal, atau jika Anda memang perlu membeli dalam jumlah banyak.

Kelima, belanjalah sesuai dengan daftar belanja. Ketika berbelanja, bawalah catatan kebutuhan yang akan dibeli. Jika tergoda untuk membeli barang di luar daftar belanja, pastikan memang dibutuhkan dan Anda memiliki dananya, bukan karena demi gaya ataupun karena ada promo.

Contoh: keluarga A dengan penghasilan harian tidak tetap, istrinya seorang ibu rumah tangga dan memiliki balita. Langkah pertama, tentukan jumlah dana untuk memenuhi kebutuhan makan harian. Selanjutnya tentukan menu dan buat daftar belanjaan. Ibu A senang sekali berbelanja di pasar yang lokasinya dekat dengan rumah sedangkan untuk kebutuhan kegiatan rutin, dia sudah mengetahui kapan harus berbelanja saat sudah akan habis. Contohnya,  detergen pakaian habis untuk mencuci selama 12 hari sehingga ibu A membeli pada hari ke-11.

Contoh keluarga B dengan penghasilan bulanan, istri bekerja dan memiliki bayi. Ibu B selalu mencatat kebutuhan rutin setiap bulan sehingga dia pergi ke swalayan hanya sekali dalam satu bulan yang letaknya lebih jauh namun harganya lebih murah daripada supermarket dekat tempat tinggalnya. Sedangkan setiap hari Minggu, setelah mengatur menu untuk satu minggu ke depan, ibu B pergi ke swalayan dekat rumah untuk membeli daging, ayam dan ikan. Sedangkan untuk sayuran, ibu B membeli setiap dua hari sekali di tukang sayur yang lewat depan rumahnya. Karena harga popok sekali pakai sedikit mahal, terkadang Ibu B membelinya pada hypermart yang memberikan harga termurah.

Semoga Anda dapat memenuhi kebutuhan rutin keluarga dengan pengelolaan anggaran yang bijak.

Sumber

Monday, February 4, 2013

Inilah 5 Cara Mudah Singkirkan Bau Mulut!

Punya masalah bau mulut memang menyebalkan dan memalukan. Masalah ini umum dialami banyak orang dengan penyebab yang berbeda-beda. Ingin tahu cara menyingkirkannya?
Inilah 5 Cara Mudah Singkirkan Bau MulutSimaklah 5 cara alami berikut yang bisa Anda coba sendiri, seperti dikutip Zeenews.com:
- Pastikan Anda selalu membersihkan mulut setelah setiap makan. Atau, Anda bisa coba dengan ramuan sederhana ini : larutkan sekitar seperempat sendok teh garam dalam air hangat dan berkumurlah.
- Cobalah kunyah herbal aromatik dan menyikat gigi dengan ranting kunyah siwak atau gunakan penyegar mulut.
- Minumlah banyak air secara rutin, sekitar 7-8 gelas, karena lidah kering juga bisa menjadi penyebab bau mulut.
- Minumlah teh hijau karena sangat bermanfaat dalam membunuh bakteri berbahaya dalam mulut Anda.
- Gantilah sikat gigi Anda secara berkala jika terlihat sudah rusak, karena bakteri akan bersarang pada sikat gigi bila terus dipakai dan akhirnya menyebabkan bau mulut.
Well, selamat mencoba!

Sumber 

Friday, December 14, 2012

Inilah Cara Membedakan Bakso Babi dan Bakso Sapi!




img
Foto: Detikfood
 
Mahalnya daging sapi memicu para penjual bakso mencampur bahan baku pembuat bakso sapi dengan daging babi. Karena harga daging babi lebih murah dari daging sapi. Sekilas bakso babi dan sapi terlihat sama, demikian juga dengan teksturnya. Bagaimana cara membedakannya?
Sebenarnya menyantap daging babi tidak ada masalah dari segi nutrisi. Namun, karena larangan mengonsumsi daging babi untuk masyarakat muslim tentunya mengundang masalah. Apalagi penjual tidak memberi informasi soal jenis daging yang dipakai. Sebagai konsumen sebaiknya lebih cermat. Beberapa petunjuk ini bisa dipakai untuk acuan saat membeli bakso sapi.

 1. Aroma
Daging babi lebih berminyak karenanya jika dibuat bakso akan mengeluarkan aroma lemak yang tajam. Permukaan bakso juga lebih licin berminyak. Ini juga terlacak untuk jenis bakso daging sapi dengan campuran minyak babi.

 2. Warna
Warna bakso babi dan sapi nyaris sama, putih sedikit merah kecokelatan. Tetapi jika dipotong akan terlihat warna daging lebih pucat. Warnanya agak merah muda dan bukan merah kecokelatan seperti daging sapi.

 3. Tekstur
Bakso daging babi biasanya teksturnya lebih halus, lembut dan berminyak. Tidak kesat atau nyarus kering seperti bakso daging sapi. Juga tidak ada urat di dalam adonannya. Licin dan bersih.

 4. Ukuran
Umumnya bakso daging babi berukuran sedikit lebih besar dari bakso daging sapi. Karena teksturnya lembut cenderung dibuat lebih besar.

 5. Harga
Umumnya harga bakso babi lebih murah karena daging babi sebagai bahan utamanya juga lebih murah harganya. Jika bakso daging sapi harganya lebih murah bisa jadi dipakai campuran tepung kanji yang lebih banyak atay campuran daging babi.

Sumber


Saturday, December 8, 2012

2 blog yang bisa membantu Anda menjadi expert dalam blogging (Bagian 1)

Jika Anda memang ingin sukses dengan blog yang Anda buat, entah itu untuk tujuan pembentukan personal branding, make money blogging, company branding, atau sekedar untuk mendongkrak jumlah traffic blog Anda yang dari dulu begitu-begitu saja, maka inilah dua blog yang harus Anda pantau sekarang juga!

1. Problogger Blog Tips

Blog ini dirintis, dibangun, dan dikembangkan oleh Darren Rowse. Sampai saat tulisan ini dibuat, Problogger.net sudah menjadi semacam "mekkah" bagi orang-orang yang ingin belajar untuk mendulang ulang melalui blog. Darren Rowse sendiri bukanlah blogger sembarangan. Di seluruh dunia, mungkin hanya segelintir orang saja yang mampu mendulang jutaan dollar (six figure income) dari aktivitas ngeblog, dan Darren adalah salah satunya.

Sampai tulisan ini diterbitkan, Problogger.net sudah mengoleksi ribuan tulisan yang umumnya membahas seluk-beluk dunia per-blogging-an. Darren Rowse, yang juga turut mendirikan jaringan blog b5media, membagi Problogger ke dalam 28 kategori. Diantaranya; Blogging for Dollars, Adsense, Search Engine Optimization, Blog Design, Blogging Tools and Services, dan Blog Promotion.

Apa saja yang bisa Anda ambil dari blog ini?

Ilmu dan pengetahuan tentunya. Mulai dari teknik mendulang uang dengan Google Adsense atau alternatifnya, penjelasan seputar afiliate marketing, pemanfaatan blog untuk menjual produk digital atau non-digital, sampai ke curhat pribadi Darren tentang bagaimana ia mengatur waktunya secara adil untuk keluarga, hobi pribadi, proyek-proyek blog lainnya, dan problogger.net sendiri.

Selain diisi oleh tulisan-tulisan Darren, problogger.net juga diisi oleh para guest blogger yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia. Hal ini tentunya bisa menambah khasanah keilmuan dan pengetahuan bagi pembaca problogger karena setiap guest blogger akan membawa ilmu dan pengalaman yang khas sesuai dengan pengalaman dan tempat dia berasal. Singkat cerita, rugi kalau tidak berlangganan feednya!

Nama Blog: Problogger
Akun twitter: @problogger
Rss Feed: problogger feed

2. QuickSprout

Salah satu blogger yang seringkali saya rujuk ilmunya adalah Neil Patel. Neil adalah seorang pemuda kelahiran  24 April 1985 - hei, dia bahkan lebih muda sekitar 3 bulan ketimbang saya - yang berada di balik blog terkenal, QuickSprout. Di dalam QuickSprout, Neil sering menerbitkan tulisan atau artikel seputar SEO (Search Engine Optimization), tips dan trik dalam menjalankan bisnis, pengalaman-pengalaman pahit dan manisnya dalam berbisnis, kiat-kiat sukses dalam membangun blog, atau bahkan sesekali ia pernah juga membagikan sebuah infographic yang keren tentang ruwetnya perpajakan di USA.

Salah satu hal yang membuat saya terkesan dengan Neil adalah keberanian dan ketulusannya dalam membagi pengalaman-pengalaman hidupnya sebagai seorang pebisnis yang penuh dengan lika-liku dan cobaan. Dan itulah salah satu hal yang membuat saya gemar membaca blog ini, saat membaca tulisan-tulisan Neil Patel, kita seperti diajak untuk menonton aksi-aksi Neil di masa lalu. Seorang anak ingusan yang pernah menjual CD dengan konten yang ilegal, yang pernah menjajal berjualan onderdir mobil, melakoni nasib sebagai petugas cleaning service, menjadi sales vacum cleaner seharga $1600, sampai akhirnya sukses meraih jutaan dollar dari bisnis onlinenya; Crazy Egg dan KISS Metric.

Keistimewaan QuickSprout


Setiap blog terkenal umumnya memiliki sisi kekhasan masing-masing yang mungkin sulit untuk ditiru oleh blog-blog terkenal lainnya. Dan di QuickSprout-pun kita dengan mudah akan menemukannya. Lalu apa itu? Di sini, Neil tampaknya selalu berusaha untuk membalas semua comment yang masuk ke dalam blognya. Entah apakah komentar itu berupa pertanyaan, pujian, atau bahkan kritikan, Neil tampaknya selalu membalas komentar tersebut.

Kalau tidak percaya, Anda boleh langsung menuju TKP. Sebagai awalan, cobalah melongok ke halaman "About Page" milik pemuda yang pernah masuk sebagai TOP 100 Blogger versi Technorati ini. Di sana sudah ada sekitar 1067 komentar - sampai tulisan ini dibuat - yang dimulai sejak tanggal 4 November 2008 sampai ke 17 Agustus 2011. Di halaman tersebut jelas sekali kalau Neil selalu berkeinginan untuk membangun koneksi berkepanjangan dengan pembacanya. Wow ...... bila Anda tidak mencintai pembaca Anda, mungkin Anda tidak akan mampu melakukan hal seperti ini. Subhanallah, salut deh untuk Neil Patel!

Nama Blog: QuickSprout
Twitter: @neilpatel
FB Fan Page: QuickSprout

Baiklah pembaca pm.com, untuk sementara dua tokoh dulu, di lain kesempatan, insyaallah akan saya review lagi beberapa blog yang tampaknya sangat sayang bila tidak diketahui oleh semua pembaca di pm.com. Bila ada saran atau kritikan mohon jangan sungkan melepas komentar di situs kita yang tercinta ini.

Sumber 

Awas, Toko Online Fiktif

Internet merupakan dunia baru yang sangat terbuka dan transparan. Melalui dunia maya ini setiap pengguna dapat secara bebas memperoleh informasi apapun yang diinginkan dan memanfaatkan peluang bisnis yang ada. Namun, sayangnya internet juga rentan terhadap praktek penipuan, meskipun Indonesia telah memiliki UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Kasus-kasus penipuan yang dilakukan toko online sudah cukup sering terdengar. Dari toko online yang menjual handphone murah, hingga kerajinan dan asesories. Untuk menemukan toko-toko online yang bermasalah juga bukan hal yang sulit. Anda dapat mencarinya melalui mesin pencarian Google.
Dengan jumlah penduduknya yang besar dan banyak yang sudah melek internet, Indonesia memang tercatat sebagai salah satu dari 10 negara dengan pengguna internet terbesar di dunia. Tak kurang dari 50 juta pengguna internet adalah orang Indonesia, dan separo dari jumlah itu melakukan transaksi secara online.
Namun sayangnya, reputasi Indonesia di mata internasional terkait bisnis online ternyata cukup memprihatinkan. Menurut data Bagian IT dan Cybercrime Bareskrim Polri, tak kurang dari 18 negara pernah mengajukan komplain kepada Indonesia karena melakukan penipuan dengan format transaksi bisnis atau dagang melalui internet. Negara-negara itu di antaranya adalah Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Malaysia, Singapura, Eropa Timur, dan Australia.
Negara-negara asing itu mengadu karena tertipu oleh website dan blog asal Indonesia yang menjual beragam barang. Setelah konsumen di negara asing itu mengirimkan uang, namun barang yang dipesan tak kunjung datang. Padahal website dan blog itu menampilkan gambar, harga serta alamat lengkap si penjual barang. Namun ketika dilacak, ternyata alamatnya palsu. Banyak pula ditemukan pengelola situs web dan blog yang beridentitas fiktif. Dalam transaksinya, si penjual barang di internet itu meminta pembeli untuk mengirim uang terlebih dahulu.
Dari pengalaman para praktisi bisnis online, ada beberapa ciri yang harus diwaspadai dari sebuah bisnis online, di antaranya :
  • Apabila sebuah toko online membatasi jalur kontak dan hanya mencantumkan satu jenis kontak saja, umumnya mereka menghindari kontak langsung dengan membernya. Karena itu jangan mudah percaya terhadap toko online yang hanya menyediakan kontak email atau SMS saja untuk berkomunikasi.
  • Apabila toko online menggunakan nama samaran dan alamat yang tidak jelas dan valid, serta melarang, baik secara halus atau terang-terangan para membernya untuk datang atau bertemu langsung. Untuk mengecek keberadaan suatu toko online, akan lebih baik bila toko online itu mencantumkan nomor telepon PSTN (bukan cdma).
  • Pengelola toko online tidak responsif terhadap isu maupun komplain yang diajukan konsumen.
  • Pengelola toko online tidak memberikan garansi apapun terhadap produk-produk yang dijualnya, baik garansi kualitas produk, garansi kesesuaian produk dengan order, maupun garansi menyangkut waktu pengiriman.
  • Belum adanya bukti kredibilitas suatu toko online dalam melayani pelanggan. Sebaiknya periksa kebenaran nama & alamat lengkap toko online tersebut maupun testimonial yang ada. Informasi ini bisa dicari di search engine, dan  info pemilik website bila ia benar pebisnis biasanya akan terindex google tentang kegiatannya, akun facebooknya, maupun YM-nya. Selain itu kita juga bisa cek data whois website tersebut, dan toko online yang kredibel selalu terbuka untuk di cek oleh siapapun.
  • Toko online yang menggunakan situs atau blog dengan hosting gratisan, akses situs yang lamban, atau pun tampilan yang seadanya.
  • Menggunakan perangkat - perangkat palsu untuk mempromosikan usahanya, seperti payment proof palsu, testimoni palsu, atau bukti - bukti usaha palsu lainnya. Perangkat ini dikatakan palsu karena tidak disertakan nomor kontaknya untuk cross check.(yusuf ck)

Sumber 

Tuesday, November 20, 2012

Alasan Cerdas Mengapa Sebaiknya Berhenti Menggunakan Kartu Kredit

Jakarta - Tak sedikit orang saat ini yang memiliki kartu kredit. Bahkan mereka bisa memiliki lebih dari satu dan dua. Kartu kredit memang dapat mempermudah Anda saat berbelanja, dan memiliki efisiensi yang cukup besar bila dipergunakan dengan baik. Namun, sebagian besar orang justru menyalahgunakannya. Ini yang membuat mereka terlibat utang. Jika ingin lebih bijaksana dengan uang Anda, sebaiknya berhentilah menggunakan kartu kredit. Simak alasannya di sini, seperti dikutip dari situs All Women Stalk.

1. Mengurangi Pengeluaran
Sudah bukan rahasia lagi bahwa ketika memiliki kartu kredit, pengeluaran Anda menjadi lebih tak terkontrol. Sebab kartu kredit ini bisa membuat Anda lebih mudah mengeluarkan uang, tanpa berpikir panjang terlebih dahulu. Apabila tidak memakai kartu kredit, Anda bisa mengurangi pengeluaran secara lebih bijaksana.

2. Mudah Menyusun Anggaran Bulanan
Salah satu alasan yang baik untuk berhenti menggunakan kartu kredit yaitu untuk mempermudah menyusun anggaran bulanan. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa melacak aliran uang yang telah dikeluarkan selama satu bulan. Sehing nantinya Anda tak perlu takut lagi kehabisan uang di tengah-tengah bulan.

3. Mengurangi Utang
Memiliki utang bisa berdampak buruk bagi kondisi keuangan Anda. Bahkan, ini juga mempersulit Anda memiliki uang tambahan yang bisa ditabung. Jika tidak memakai kartu kredit lagi, maka Anda dapat menempatkan uang selama satu bulan untuk hal-hal yang penting dan dibutuhkan.

4. Mengurangi Risiko Pencurian Identitas
Seringkali orang melakukan pencurian identitas lewat kartu kredit. Tak heran bila banyak pengguna kartu kredit yang mengeluh karena tiba-tiba tagihannya membengkak, padahal selama ini mereka merasa tidak menggunakannya. Dengan berhenti menggunakan kartu kredit, maka Anda bisa mengurangi risiko pencurian identitas.

5. Stop Gila Belanja
Memiliki kartu kredit, membuat penggunanya menjadi gila belanja. Tanpa sadar, mereka akan terus berbelanja dengan memakai kartu kredit. Padahal belum tentu apa yang dibelanjakan tersebut merupakan barang yang penting atau dibutuhkan. Inilah yang dapat memperburuk kondisi keuangan Anda.

6. Tidak Akan Ketergantungan Kartu Kredit
Pemilik kartu kredit tidak akan mendapatkan kebebasan finansial. Mereka akan sangat bergantung pada kartu kredit dan dikendalikan oleh pihak bank. Jika Anda stop menggunakan kartu kredit, maka tidak akan ketergantungan lagi.

Sumber 

Friday, September 14, 2012

Waspada Gunakan Kartu Kredit di Tempat-tempat Berisiko ini



img creditcards.com
Jakarta - Meskipun sudah sangat berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit ternyata anda tetap saja bisa menjadi korban penipuan. Perusahaan penerbit kartu kredit dan perbankan ternyata masih sering membebankan biaya yang memang tidak seharusnya anda tanggung.

Hal terpenting, adalah dengan secara rutin mengecek daftar tagihan tentunya. Dan jangan lupa untuk membaca hingga tuntas artikel yang dilansir CNBC, Jumat (14/9/2012) dari creditcards.com.

Berikut beberapa tempat dimana anda perlu berhati-hati untuk menggunakan kartu kredit anda. Mari lihat satu per satu.

ATM Non Bank

img creditcards.com
Data enkripsi di ATM non bank memang tidak sebaik ATM yang dikeluarkan bank. Di beberapa tempat, terutama negara tetangga, ATM ini juga bisa di-hack. Dalam beberapa kasus terdapat ATM 'siluman' yang ternyata tidak memberikan anda uang justru melakukan skimming (pemalsuan) kartu kredit dan kartu debet anda untuk digandakan.


Toko Kecil Maupun Cafe di Luar Negeri

img creditcards.com
Perhatikan secara cermat toko-toko ketika anda sedang berpergian ke luar negeri. Biasanya, di toko-toko kecil presentase penipuan kartu kredit cukup tinggi. Hal ini dilaporkan bank-bank besar di berbagai negara dan perusahaan kartu kredit. Kebanyakan transaksi di toko-toko ini membebankan bunga yang tidak rendah atau tidak biasa. Oleh karena itu, jika memang ragu, ada baiknya anda menggunakan uang tunai di toko-toko maupun cafe kecil di luar negeri.

Situs Belanja Online

img creditcards.com
Secara umum, anda harus memperhatikan situs belanja secara online dengan cermat jika ingin memborong barang melalui internet. Terutama untuk mengecek halaman 'secure' atau tidaknya. Biasanya ditunjukkan oleh gambar gembok kecil di tempat anda memasukkan alamat situs. Ketika 'gembok' tersebut muncul, anda berada pada situs yang cukup aman begitupun sebaliknya.

 Area WiFi dan Komputer Publik
img creditcards.com
Setelah anda mendapatkan situs yang aman berbelanja melalui internet perlu diingat langkah selanjutnya. Yang juga penting adalah apakah koneksi anda aman?  Maksudnya, jangan mencoba mengakses dan bertransaksi secara online jika anda menggunakan WiFi gratisan atau memang terbuka untuk umum. Beberapa kasus membuktikan, apa yang anda jelajah di komputer dengan akses WiFi gratis ternyata bisa terlihat jelas. Seperti di-hack mudahnya.

Usahakan bertransaksi dengan menggunakan jaringan internet pribadi dan tidak menggunakan PC milik orang apalagi milik publik.


Bertransaksi dengan Smart Phone

img creditcards.com
Penggunaan ponsel pintar alias smart phone untuk bertransaksi kartu kredit bisa berbahaya mengingat tingkat keamanan yang rendah. Apalagi jika ponsel anda dihubungkan ke WiFi. Beberapa orang justru bisa melacak transaksi anda, dan jangan salah virus maupun malware bisa saja ditempatkan langsung di ponsel anda dan mengakses data kartu kredit yang anda masukkan.


Email Berisi Penawaran

img creditcards.com
Kecuali anda telah mendaftarkan permohonan email dari beberapa perusahaan terkait kartu kredit, berhati-hatilah. Tiba-tiba anda dikirimkan konfirmasi yang meminta untuk mengisikan nomor kartu kredit maka satu hal yang diperhatikan adalah konfirmasi lebih dahulu. Siapa yang mengirim email tersebut dan untuk apa, jika tidak jangan sekali-kali untuk membalas email tersebut.

Domain 'Aneh' dari Luar Negeri

img creditcards.com
Jika ingin berbelanja secara online, lebih dahulu pastikan domain yang dipakai cukup jelas. Seperti .com atau pun .id dan jangan lupa tetap melihat kemanan dari website tersebut. Jika memang negara luar perhatikan domain-nya. Misalnya Malaysia untuk .my ataupun Australia untuk .au jika memang anda membeli barang dengan kartu kredit di negara tersebut.



Tempat Gesek Kartu Mencurigakan

img creditcards.com
Jika anda pergi ketempat merchant untuk membeli sesuatu dengan kartu kredit perlu diperhatikan alat transaksi untuk menggesek kartu atau menswipe-nya. Waspada skimming alias teknik memalsukan kartu dengan meng-copy data kartu kredit anda. Jika memang dipakai untuk bertransaksi di tempat yang tidak biasanya lebih baik jangan.

Sumber



Friday, March 30, 2012

Ini Dia, Cara Murah ke Raja Ampat!


Wayag (Arya Sadhewa/ dTraveler)

Wayag (Arya Sadhewa/ dTraveler)

Foto Selengkapnya:
Keindahan Raja Ampat pasti sudah lekat di benak Anda. Sayangnya, butuh uang yang tak sedikit untuk menyaksikan langsung pesona kepulauan ini. Tapi, Anda bisa menyiasati beberapa hal agar bisa ke sana dengan bujet minim!
Waktu Raja Ampat baru terkenal, para traveler menghabiskan belasan hingga puluhan juta untuk bisa menikmati alamnya yang elok. Seiring berjalannya waktu, para traveler menjadi lebih "pintar" dalam mencari cara agar keindahan kepulauan di Papua Barat itu bisa dinikmati langsung.

Hal pertama yang harus diingat adalah semakin banyak orang yang ikut, semakin minim pengeluaran. Hal ini karena mayoritas sarana transportasi yang digunakan di Raja Ampat adalah sewaan, mulai dari mobil hingga perahu untuk berkeliling. Jadi, bawalah "awak" sebanyak-banyaknya!

Untuk mencapai Raja Ampat dari Jakarta, ada tiga alternatif. Pertama, menggunakan kapal PELNI (Rp 700.000-800.000/orang, sekali jalan). Paling murah, tapi perjalanannya paling lama. 5 Hari 4 malam hingga tiba di Kota Sorong.

Alternatif kedua adalah membeli tiket promo penerbangan langsung ke Sorong. Maskapai Sriwijaya misalnya, pernah memberi promo Buy 1 Get 1 Free. Ini berlaku untuk dua orang, dengan hanya Rp 1 juta per orang. Tinggal dikali dua untuk ongkos pulang-pergi.

Opsi ketiga adalah melakukan penerbangan (promo tentunya) dari Jakarta ke Ambon, lalu lanjut dengan kapal PELNI dari Ambon-Sorong. Tapi siap-siap saja, karena kapal PELNI ini hanya mampir sekitar 1 minggu sekali.

Di Sorong, Anda bisa menyewa taksi isi 5 orang (sekitar Rp 50.000-70.000 sekali jalan) menuju Pelabuhan Rakyat. Sebelum naik kapal menuju Waisai (ibukota Raja Ampat), Anda sebaiknya membeli perbekalan terlebih dahulu. Air minum yang banyak, juga makanan instan seperti mie. Harga bahan makanan di Sorong lebih murah dari pada Raja Ampat.

Ada dua kapal dengan rute Sorong-Waisai, keduanya berangkat tiap pukul 14.00 WIT. Pertama adalah kapal fiber (Rp 120.000/orang, 3 jam perjalanan). Lebih murah jika menggunakan kapal kayu (sekitar Rp 70.000/orang, sekitar 5-6 jam tergantung besarnya ombak).

Dari pelabuhan Waisai, Anda bisa menggunakan jasa ojek untuk mencari penginapan di kotanya (sekitar Rp 20.000, 15 menit perjalanan). Tapi sebelum check in, Anda harus mendatangi kantor Depbudpar setempat. Tiap wisatawan yang masuk ke wilayah Raja Ampat dikenakan biaya konservasi sebesar Rp 200.000 (turis domestik) dan Rp 500.000 (turis mancanegara).

Penginapan paling murah di Waisai dipatok Rp 200.000/kamar/malam. Jika ingin lebih hemat, Anda bisa melakukan "pendekatan" dengan warga lokal dan menginap dengan imbalan makanan atau uang. Ingin lebih hemat lagi? Gelarlah tenda di pesisir pantainya!

Jika ingin mengeksplorasi Raja Ampat keesokan harinya, bangunlah pukul 04.00 WIT. Bertolaklah ke Pasar Waisai, dan lihatlah jajaran perahu (orang lokal menyebutnya "long boat") yang bisa disewa lewat tawar-menawar dengan nelayan. Harganya sekitar Rp 2 juta (termasuk kapal dan nelayan itu sendiri sebagai pengemudi), namun belum termasuk BBM. Harga BBM itu sendiri Rp 10.000/liter.

Wayag adalah tujuan favorit para traveler. Inilah ikon Raja Ampat yang biasa Anda lihat di layar kaca, berupa lautan biru tua yang dihiasi gunung-gunung kecil berwarna hijau. Sebelum melakukan perjalanan ke tempat ini, sebaiknya bawalah banyak makanan dan minuman. Karena sepanjang jalan, bahan makanan hanya bisa ditemukan di dive resorts yang tentunya dibandrol lebih mahal.

Untuk mencapai Wayag diperlukan sekitar 400 liter bensin. Dengan kata lain, total pengeluaran long boat dengan rute Waisai-Wayag-Waisai adalah Rp 7 juta. Tapi tenang saja, 1 long boat bisa diisi hingga 14 orang. Alias, Anda hanya mengeluarkan Rp 500.000 untuk perjalanan lebih dari 12 jam.

Jarak tempuh yang jauh ini bukannya tanpa arti. Di sepanjang jalan, Anda bisa singgah ke beberapa titik snorkeling seperti Five Rocks dan Teluk Kabui. Jika ingin melakukan diving sebaiknya Anda menggunakan agen penyelaman di Waisai, salah satunya Waiwo Dive Resort. Sekali penyelaman minimal Rp 400.000/orang.

Tiba di Wayag, Anda harus melapor terlebih dahulu ke kantor konservasi laut setempat. Nelayan sudah mengetahui betul hal ini, sehingga Anda hanya perlu mengingatkannya saja. Nelayan juga mengetahui titik-titik favorit para traveler ketika berkunjung ke Wayag yang indahnya memesona ini.

Jika Anda berangkat 4 orang selama 3 hari 2 malam, seluruh hal di atas akan menghabiskan sekitar Rp 4,7 juta saja. Apalagi jika anggota rombongan lebih dari 5, atau mungkin 10 jika Anda mengajak keluarga dan teman terdekat. Nah, tunggu apa lagi? Raja Ampat di depan mata!

Sumber 

Tuesday, March 13, 2012

Membeli Rumah atau Apartemen?

KOMPAS.com - Tempat tinggal menjadi kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi setiap orang
agar lebih praktis beraktivitas. Perumahan tipe sederhana dengan KPR terjangkau, atau apartemen murah bersubsidi bisa menjadi pilihan. Jika masih belum mampu membeli rumah, pilihannya kembali kepada: menyewa apartemen, atau mengontrak rumah. Namun mana yang lebih efisien?
Pilihan tersebut pada dasarnya tergantung pada prioritas kebutuhan masing-masing orang. Nini Candra, mengaku tertarik membeli satu unit apartemen bersubsidi di kawasan selatan Jakarta. Meski berlokasi di jalan utama yang sering mengalami kemacetan, perempuan yang ditemui Kompas Female saat melihat show unit di apartemen pilihannya ini tak merasa terkendala dengan lokasi.

"Tetap ada pertimbangan kepraktisan, karena lokasi apartemen dekat dengan usaha suami dan pekerjaan saya sangat mobile di kawasan selatan dan barat Jakarta. Jadi masih dekat dengan domisili," jelasnya.

Lain halnya dengan Muhammad Yunus. Ia mengaku sempat membandingkan kediaman di apartemen atau rumah sewa berjenis paviliun. Menurutnya tinggal di apartemen lebih praktis, privasi terjaga, dan keamanan terjamin.

"Nilai sewa paviliun memang lebih murah, 1 juta per bulan, sedangkan waktu itu  sewa apartemen 11 juta per enam bulan lengkap dengan keamanan gedung dan privasi yang tak didapat dari pilihan satunya," jelas Yunus, yang tinggal di apartemen Mediterrania Garden Residence pada tahun 2006 hingga 2007.
Jika pada umumnya pemilihan tinggal di apartemen adalah karena faktor lokasi yang strategis, mengapa banyak pula apartemen yang berdiri di kota-kota satelit seperti Depok, Bekasi, dan Serpong?

Bagi sebagian orang, faktor harga menjadi pertimbangan utama. Apartemen yang berada di pinggiran kota seperti ini memang menawarkan harga sewa yang lebih murah daripada yang berada di pusat kota. Soal lokasi tak jadi perkara, meski masih harus terjebak kemacetan kota. Toh masih lebih murah daripada kredit rumah dengan lokasi yang juga jauh dari kota, misalnya.
Ada ruang bermain
Untuk keluarga yang memiliki anak, tampaknya apartemen tidak begitu menjadi pilihan. Chrisna Soeharto, contohnya. Pria yang bekerja sebagai marketing trainer di sebuah perusahaan otomotif ini, memilih membeli rumah karena konsepnya lebih untuk keluarga. "Kalau rumah ada lahan yang luas untuk berkebun, anak-anak juga punya tempat bermain," katanya.
Sebagai investasi, rumah juga lebih menguntungkan. Sedangkan apartemen boleh dibilang hanya unggul dari segi lokasi yang strategis saja, tidak ada kelebihan lain. Untuk biaya operasional, penghuni apartemen akan terkena service charge kurang lebih Rp 1,5 juta tiap bulan. Bandingkan dengan tinggal di rumah yang biaya operasional tiap bulannya bisa diatur hingga Rp 700 ribu saja. Karena itu, pria yang kini tinggal di kawasan Bintaro ini malah berencana membeli satu unit rumah lagi.
Bagaimana pun, pembangunan rumah dan apartemen -baik yang bersubsidi maupun tidak- ada dimana-mana, menjadi pertanda bahwa pasarnya masih ada. Tinggal pilih yang paling cocok dengan karakter Anda, rumah atau apartemen?

Sumber 

Kapan Saat Tepat Membeli Rumah?

KOMPAS.com - Sirik rasanya melihat teman yang sudah memiliki rumah sendiri. Tinggal di rumah milik sendiri membuat Anda bebas membuat aturan sendiri. Bahkan orangtua yang kebetulan menginap di rumah Anda pun harus mengikuti aturan Anda. Anda juga jadi merasa tidak lagi "membuang uang" percuma dengan indekos.
Tetapi, sebagai lajang Anda masih berat untuk meninggalkan gaya hidup Anda saat ini. Sepulang kantor bebas jalan-jalan sampai malam (kalau beli rumah di pinggiran Jakarta tentu harus pikir-pikir lagi jika pulang terlalu larut). Anda bebas jajan di luar, ngopi, belanja-belanja, travelling bersama teman-teman, dan lain sebagainya. Jika gaji Anda dipotong untuk cicilan rumah, Anda harus mengorbankan sebagian kecil kesenangan Anda tersebut.
Jadi, kapan sebenarnya waktu tepat untuk membeli rumah? Apakah membeli sekarang merupakan langkah yang tepat? Apakah dengan gaji Anda yang sekarang, Anda mampu membelinya? Bila hal itu yang masih menjadi pertimbangan Anda, beberapa pertanyaan di bawah ini mungkin dapat membantu Anda.

Bagaimana dan dimana hidup Anda beberapa tahun ke depan?
Mungkin saat ini Anda merasa lebih nyaman dengan indekos atau mengontrak rumah ramai-ramai dengan teman. Namun, bayangkan berapa uang yang akan Anda habiskan begitu saja dengan indekos di tempat yang berada di pusat kota. Bandingkan dengan cicilan rumah yang harus Anda bayarkan bila membeli rumah. Bila selisihnya tak begitu besar, lebih baik Anda membeli rumah. Uang kos atau kontrakan itu akan menjadi investasi Anda dalam bentuk rumah. Menunda membeli rumah hanya akan membuat Anda mengeluarkan lebih banyak uang ketika harga rumah sudah naik gila-gilaan.

Bagaimana kondisi keuangan Anda?
Ketika Anda berencana mengambil kredit pemilikan rumah di bank untuk melunasi pembelian rumah, bank tentu akan memeriksa kondisi keuangan Anda. Bank akan meminta slip gaji Anda, juga mencari tahu apakah Anda memiliki utang-utang atau cicilan lain. Intinya, bila Anda berutang ke bank, apakah hal ini akan memengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan? Bank tentu tak ingin Anda mengalami kesulitan mencicil utang Anda.
Kebanyakan bank akan menghitung rasio total utang Anda sebelum mengabulkan permohonan pengajuan utang Anda. Artinya, berapa total kewajiban utang Anda, termasuk utang kartu kredit, cicilan mobil, atau mungkin kredit tanpa agunan Anda. Total utang sebaiknya tidak lebih besar daripada 40 persen gaji kotor Anda sebulan.

Berapa kemampuan Anda?
Ada cara yang mudah dan cepat untuk mengestimasi kemampuan Anda dalam membeli rumah berdasarkan jumlah penghasilan Anda. Kalikan gaji kotor Anda selama satu tahun dengan 3,4. Misalnya gaji Anda Rp 5 juta sebulan, maka setahun gaji Anda Rp 60 juta. Jika dikalikan 3,4, maka Anda bisa membeli rumah seharga Rp 204 juta. Beberapa pakar keuangan juga menyarankan, sebaiknya Anda tidak membayar lebih dari 32 persen gaji kotor selama sebulan untuk cicilan rumah. Anda juga masih harus membayar down payment, yang besarnya nanti akan memengaruhi besaran cicilan Anda tiap bulan.

Hitung juga maintenance rumah
Membeli rumah artinya Anda bertanggung jawab dengan semua biaya pemeliharaan atau perawatannya. Kemudian, meskipun rumah tersebut tidak langsung Anda tinggali, Anda tetap harus membayar iuran-iuran kan? Misalnya iuran sampah, iuran keamanan, dan sebagainya. Bersiaplah untuk membayar sekitar 3 persen setahun (dari harga rumah) untuk biaya pemeliharaan untuk rumah yang baru, dan tingkatkan jumlah tersebut hingga 5 persen jika Anda membeli rumah bekas. 

Dapatkah Anda menutup semua biaya pembeliannya?
Ada beberapa komponen biaya yang harus Anda tanggung ketika membeli rumah. Selain membayar harga rumahnya, Anda juga harus membayar PPN (10 persen dari harga pokok rumah), biaya pengurusan surat-surat tanah (seperti Hak Guna Bangunan atau Hak Milik), biaya notaris, biaya administrasi bank, dan mungkin juga biaya survei lokasi. Setelah rumah dibeli, Anda masih butuh biaya untuk pindahan, instalasi listrik (jika misalnya Anda ingin menambah daya), perabotan, dan hal-hal kecil lain yang ternyata tak sedikit jumlahnya.
Saat membeli rumah, kondisi keuangan Anda pasti terpengaruh. Mungkin dalam bulan-bulan bahkan tahun pertama Anda akan sulit menyisihkan uang untuk hura-hura lagi. Tetapi, jangan bayangkan berapa gaji Anda yang terkuras untuk membayar cicilan rumah. Bayangkan nikmatnya memiliki rumah sendiri. Adakah yang lebih membanggakan daripada itu?

Sumber 

Membeli Rumah Seken


Dok pribadi
Panangian Simanungkalit, pakar properti Indonesia, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat dan tim pemenangan Andi Mallarangeng
Tanya
Pak Panangian, saya ingin membeli rumah seken. Faktor apa saja yang harus dicermati jika saya membeli rumah seken?
Jimmy, Jakarta

Panangian Simanungkalit:
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika membeli rumah seken. Pertama, kondisi bangunan terutama menyangkut pondasi, struktur, penutup lantai, penutup dinding, rangka atap, penutup atap, dan plafon serta utilitas di dalamnya. Pastikan semuanya masih cukup baik, aman, berfungsi, dan tidak memerlukan banyak perbaikan. Kecuali bangunan memang sudah tua (di atas 20 tahun) dan tidak layak lagi dipakai, yang ditransaksikan hanya tanahnya. Untuk itu, jangan lupa cek langsung ke lokasi dengan seksama, jangan hanya menerima laporan dari pihak ketiga. Pastikan juga rumah dan lingkungannya bukan daerah rawan rayap. Kalau rawan rapay, sebaiknya rumah diberik treatment antirayap.

Kedua, status tanah, apakah HGB, hal milik, strata title, atau apa? Kalau HGB, apakah sertifikatnya masih berlaku atau perlu diperpanjang? Kalau harus diperpanjang, apakah memungkinkan dan berapa biayanya? Mungkinkah status HGB itu diubah menjadihak milik? Itu semua perlu diperhitungkan saat negosiasi harga. Jangan lupa mencocokkan nama pemilik dan nomor rumahnya dengan nama dan nomor yang tercantum di sertifikat. Terlebih pada rumah warisan, kesamaan nama penjual dengan nama yang tercantum dalam sertifikat sangat mutlak bila Anda tidakingin bermasalah. Kalau kepemilikan rumah masih atas nama orangtua ahli waris, pastikan saat bertransaksi semua ahli waris menyetujuinya secara tertulis. Untuk itu, sebaiknya jangan bertransaksi di bawah tangan tapi melalui notaris.

Ketiga, ukuran tanah dan rumah apakah memang sesuai dengan yang tercantum dalam sertifikat dan IMB? Sangat baik jika kita melakukan pengukuran ulang. Bukan hanya supaya transaksi berjalan benar, tetapi juga supaya ukuran rumah dan tanah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita.

Keempat, IMB dan gambar rancang bangun rumah. Sebaiknya tidak ada perubahan signifikan pada bangunan yang melenceng dari IMB. Kalau rumah tidak dilengkapi IMB, kita tidak bisa mendapatkan dukungan KPR dari bank untuk membelinya. Selain itu ada kemungkinan rumah dirobohkan petugas pemda karena dianggap melanggar ketentuan peruntukan pendirian rumah. Kalau ingin merenovasinya setelah dibeli, pastikan rumah memang boleh direnovasi dan tidak termasuk dalam cagar budaya. Kalau termasuk cagar budaya, perjelas sampai sejauh mana rumah boleh direnovasi.

Kelima, status rumah tidak dalam sitaan atau digadaikan, yidak sedang dijaminkan ke bank atau dalam sengketa, tidak memiliki tanah lebih yang tidak dicatat dalam sertifikat karena merupakan bagian dari fasos fasum, dan tidak sedang dihuni atau sudah kosong. Yang terakhir, ini juga penting karena sering saat bertransaksi, rumah masih dihuni oleh kerabat penjual. Akibatnya, setelah transaksi, pembeli tidak bisa langsung menguasai rumahnya dan terlibat konflik dengan penghuni. Untuk itu, jangan lupa cek langsung ke lokasi, dan mintalah kejujuran penjual, tanyakan kepada warga sekitarnya, dan bikin klausul perjanjian bersyarat yang memungkinkan Anda meminta pengembvalian pembayaran atau membatalkan transaksi bila status rumah tidak freen clean and clear. Lakukanlah transaksi dengan akte notaris.

Keenam, kondisi lingkungan perumahan, apakah cukup baik dan memadai, baik kondisi jalan dan saluran, jaringan utilitas, maupun aksesibilitas dan fasilitas publik yang ada di sekitarnya? Rumah idealnya bisa dilalui kendaraan secara leluasa, kondisi jalan dan salurannya terawat, keamanan lingkungannya cukup kondusif, tidak kebanjiran, dan masyarakatnya cukup menerima pendatang baru.

Ketujuh, jaringan telepon, suplai listrik, air, dan gas (kalau ada), apakah tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan seisi rumah dan tidak sering muncul masalah? Tanyakan apakah rumah sudah dilengkapi jaringan telepon, dan berapa kapasitas listrik, air, dan gas yang terpasang? Untuk itu mintalah penjual menunjukkan dokumen pemasangan dan rekening terakhirnya.

Kedelapan, riwayat rumah. Pernahkah rumah itu terbakar seluruhnya atau sebagian? Kalau pernah bagaimana dampaknya terhadap pondasi dan struktur bangunan? Apa yang dilakukan pemilik lama saat memperbaikinya? Adakah di rumah pernah terjadi peristiwa kriminal yang menggegerkan seperti pembunuhan dan perampokan? Bagaimana kejadian itu bisa terjadi dan bagaimana penyelesainnya?

Kesembilan, Pajak Bumi dan Bangunan. Pastikan penjual selalu membayarnya secara teratur, termasuk biaya-biaya lain seperti iuran pengelolaan lingkungan (IPL) dan lainnya. Mintalah bukti pembayaran terakhir berbagai bea dan biaya itu.

Kesepuluh, harga rumah. Jangan percaya begitu saja dengan harga pasar yang disebutkan penjual. Mintalah bukti pembayaran PBB yang terakhir. Di situ tercantum NJOP tanah dan bangunannya. Setelah itu, cari informasi ke warga sekitar tentang pasaran harga rumah di lokasi setempat. Bisa juga bertanya atau mencari tahu ke kantor broker terdekat, atau melihat iklan rumah sekelas di lokasi terdekat di surat kabar sebagai perbandingan.

Kesebelas, dukungan KPR. Sebaiknya transaksi rumah seken juga dilakukan dengan fasilitas KPR karena jauh lebih aman. Untuk itu sebelum bertransaksi, ada baiknya meminta bank yang akan menyalurkan kredit agar menilai rumah tersebut. Paling tidak, hasil penilaian penilai profesional bisa dipakai sevagai patokan untuk menawar harga rumah secara pantas. Harga rumah seken biasanya lebih murah dibandingkan rumah baru sekelas. Tapi ini sangat tergantung situasi ekonomi, kondisi bangunan, dan prestise lingkungannya.
*) Panangian Simanungkalit, penulis buku "Beli Rumah & Apartemen, Tips dan Trik" 

Sumber 

Tips Jeli Membeli Rumah Seken

KOMPAS.com - Anda tertarik membeli rumah seken (second) atau rumah bekas pakai? Tunggu dulu! Langkah-langkah berikut ini bisa menjadi strategi sebelum memutuskan membeli rumah tersebut.
Langkah pertama dan utama, sebaiknya jangan percaya begitu saja dengan tampilan luar rumah atau anda percaya dengan promo penjual rumah. Cek kondisi rumah! Sebagai bahan pertimbangan, ajak teman atau arsitek yang mengerti tentang layak tidaknya bangunan tersebut. Perhatikan ketahanan dinding, adakah keretakan atau kelembaban akibat saluran air yang bocor? Penting juga Anda lihat adakah serangan rayap di rumah dengan mengenali tanda-tandanya.
Jangan terbuai dengan interior bangunan, cek usia bangunan, kapan terakhir dilakukan renovasi. Jeli melihat usia bangunan berhubungan dengan keselamatan Anda dan anggota keluarga lainnya. Perhatikan juga sirkulasi udara yang keluar masuk ruangan. Cek kelengkapan ventilasi dan pencahayaan. Ruang yang kurang memperhitungkan kecukupan ventilasi dan pencahayaan akan menimbulkan kelembaban. Kelembaban sangat disukai rayap dan jamur, hasilnya ruangan berbau dan tidak sehat.



Cek keberadaan sumber air. Seperti diketahui, air sangat penting bagi kebutuhan keluarga. Pastikan sumber air seperti sumur memiliki jarak ideal dengan septic tank yakni 10 meter persegi. Jika jarak ideal tak dipenuhi, bisa ditebak air akan tercemar dan tentunya tak layak dikonsumsi. Periksa juga daya penunjang listrik dari PLN. Apakah si pemilik rumah sebelumnya bermasalah dengan segel meteran atau tidak. Jangan sampai Anda harus menanggung denda tinggi karena meteran bermasalah.
Setelah memeriksa kondisi fisik bangunan, mari jeli memeriksa status kepemilikan rumah. Lihat dan pastikan rumah tersebut memiliki surat izin dan sertifikat kepemilikan. Periksa apakah rumah tersebut memiliki masalah sengketa karena permasalahan warisan. Rumah warisan umumnya memiliki banyak ahli waris, ketahui apakah semua ahli waris menyetujui penjualan rumah. Jika ternyata bersengketa, lebih baik anda berpikir ulang untuk membelinya.
Llangkah selanjutnya mensurvei harga rumah. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan kalau membeli rumah tersebut. Bila Anda harus melakukan renovasi, pastikan besaran anggarannya tidak melebihi rencana awal. Perhatikan juga lingkungan sekitar, apakah aman, bagaimana dengan para tetangga, atau jauh dekatnya rumah dengan tempat kerja, serta akses jalan menuju rumah patut Anda pertimbangkan.
Bila Anda memakai jasa broker dalam membeli rumah seken, Anda tetap harus jeli. Pilih broker yang memiliki sertifikat, kalau perlu Anda dapat mengecek keabsahannya dengan menelepon kantor ia bekerja atau asosiasi broker di Indonesia

Sumber 

Tips Sebelum Membeli Hunian di Jabodetabek

KOMPAS.com - Faktor jarak sering menjadi pertimbangan kita saat memilih lokasi hunian yang hendak dibeli. Ternyata, hal itu tak cukup bisa dijadikan patokan untuk menjadi satu-satunya kriteria dalam memilih hunian yang ideal. Mengapa demikian?
Mengukur waktu tempuh berdasarkan jarak di Jakarta ini sama seperti menebak ke arah mana bajaj hendak berbelok. Hanya si sopir bajaj dan Tuhan yang tahu dia hendak belok ke mana.
Tingkat kemacetan sudah bukan lagi tidak bisa ditebak. Jakarta sudah pasti macet. Menebak titik-titik mana yang rawan macet juga sudah mustahil. Semua titik nyaris macet. Maka dari itu, jika Anda mempertimbangkan memilih atau membeli rumah dari brosur hanya karena Anda tergoda lokasinya hanya 30 menit dari Semanggi, 5 menit dari bundaran hotel anu, 2 menit dari Perempatan Pepsi, 10 menit dari patung selamat tinggal, itu seperti Anda naik angkutan salah trayek. Pasti bakal kesasar.
Di Jakarta, waktu tempuh berbanding lurus dengan akses dan infrastruktur jalan, bukan dengan jarak. Maka dari itu, pilihan terbaik untuk mencari lokasi pertama-tama adalah ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai menuju lokasi. Jarak 10 kilometer dengan infrastruktur jalan hanya 2 atau 3 jalur sudah jelas berbeda dibanding jarak 20 kilometer dengan jalan 4 atau 5 jalur.
Jarak juga berkaitan dengan sarana transportasi. Lokasi hunian di Bogor yang berjarak 60 km dari Jakarta atau di Serpong yang berjarak sekitar 25 km dari Jakarta pasti berbeda jika kita tempuh dengan sarana kereta api dibandingkan dengan mobil misalnya. Nah, karena pilihan transportasi ini sifatnya sangat terbuka dan banyak pilihannya, memilih lokasi hunian sebaiknya juga mempertimbangkan moda transportasi apa yang akan Anda gunakan sehari-hari?
Kita seringkali keliru menetapkan pilihan, semata-mata hanya karena sebuah moda transportasi sudah lazim kita gunakan. Mobil atau motor misalnya. Kita memilih menggunakannya hanya karena kita sudah familiar dan terbiasa, lalu menutup kemungkinan untuk beralih dengan moda transportasi lain hanya lantaran kita tidak pernah menggunakannya atau hanya menggunakannya sesekali dalam setahun.
Kita khawatir bahwa moda itu tidak bersahabat, sarana transportasi itu berbahaya, atau pilihan itu mengerikan. Padahal, kita belum mengenalinya lebih dalam dan menilainya sekadar dari permukaan atau bahkan cuma dari cerita orang dan kabar burung.
Oleh karenanya, jangan lagi pernah mempertimbangkan membeli atau memiliki hunian hanya karena faktor jarak. Anda harus pertimbangkan faktor lainnya dan tunggu di edisi berikutnya.

Sumber 

8 Tips Lebih Jeli Memilih Rumah

KOMPAS.com - Anda pasti bersemangat saat akan membeli rumah untuk pertama kalinya. Yang terbayang adalah memiliki rumah sendiri, selekasnya ditata dan diisi perabotan sesuka hati, sehingga Anda puntak sabar segera memiliki rumah barunya di pinggiran kota.
Namun, ada baiknya Anda memperhatikan syarat-syarat pembelian rumah dan kondisi rumah itu sendiri sebelum memutuskan membeli rumah. Karena kelak, rumah yang Anda beli adalah salah satu bentuk investasi Anda di masa depan sehingga jangan sampai merasa rugi di belakang hari. Sebagai pertimbangan, berikut hal-hal perlu Anda perhatikan sebelum membeli rumah:
1. Bagaimana track record Anda?
Pinjam uang di bank memang masih merupakan cara mendapatkan rumah impian. Hanya, cara ini tidak akan pernah terwujud jika nama Anda telah "dicoret" dari daftar calon peminjam oleh salah satu bank tempat Anda pernah meminjam dana sebelumnya. Sebutlah, hal itu disebabkan Anda punya record tidak bagus dalam menyelesaikan utang kartu kredit atau kredit tanpa agunan, misalnya.
Perlu Anda ketahui, setiap bank kerap akan mem-forward laporan mengenai perilaku buruk nasabahnya pada bank-bank lainnya karena ada semacam bentuk jaringan di antara mereka sehingga Anda sulit melakukan pinjaman atau kredit lagi di kemudian hari.
Untuk itu, sebelum menjemput rumah impian, pastikan tak ada informasi yang salah tentang alur pinjaman kredit Anda, atau tak ada kekeliruan nilai kredit. Contohnya, nilai pinjaman Anda sudah mencapai limit sehingga tidak mungkin meminjam dana lagi. Selain itu, jika benar terjadi kekeliruan, pastikan Anda segera menyelesaikannya agar bisa dengan mudah mengajukan pinjaman lagi.
2. Jangan ragu berkonsultasi
Tanyakan pada siapa pun, baik teman atau saudara Anda yang pernah menggunakan jasa peminjaman. Ajak mereka berbagi pengalaman dan bisa mereferensikan Anda pada bank yang memang punya kredibilitas.
Namun demikian, Anda juga mempunyai tugas untuk memeriksa dan membandingkan beberapa penawaran dari para pemberi pinjaman itu. Anda tak perlu khawatir, karena pinjaman Anda tidak akan ditolak jika semua persyaratan telah disetujui.
3. Beli saat harga masih rendah
Beberapa perumahan memang menetapkan harga rumah yang selangit karena infrastrukturnya sudah lengkap. Pembangunan jalan tol, misalnya, bisa membuat harga rumah naik 50 persen.
Karena itu, jika ada rencana pembangunan jalan tol di kawasan perumahan yang Anda cari, jangan ragu membeli rumah tersebut sebelum harganya melambung naik. Namun demikian, perlu dipastikan juga bahwa Anda memilih area yang aman dari urusan pembebasan tanah.
4. Beli saat bunga rata-rata masih cukup normal
Ada saatnya suku bunga pinjaman jatuh atau malah turun. Kiranya, ini adalah pertanda bagi Anda untuk segera berinvestasi di dunia properti. Cepat, beli rumah pilihan Anda.
5. Pastikan dana Anda cukup
Uang muka atau tanda jadi tentu harus dilunaskan. Punya tabungan minimal 20 persen dari harga rumah yang akan Anda beli, begitulah idealnya.
6. Alokasikan biaya tambahan 
Tak cukup hanya memikirkan tanda jadi dan uang maka, karena Anda juga harus menyiapkan anggaran lainnya, terutama dana asuransi, pajak, dan juga biaya konsultasi atau administrasi. Jumlah ini harus dianggarkan sebagai pembayaran tambahan setiap bulan, selain jumlah yang harus Anda bayarkan untuk angsuran rumah. Jangan lupa, siapkan juga dana perbaikan dan perawatan rumah.
7. Jeli dengan penawaran rumah
Hati-hati menilai rumah yang akan dibeli. Bisa jadi, rumah yang dijual saat ini berstatus rumah sitaan. Untuk itu, cari tahu latar belakang calon rumah yang akan Anda beli. Siapkan sedikit uang untuk menyewa ahli yang bisa menilai dan mencari tahu seputar reputasi rumah (status hukum). Ini mutlak diperlukan agar Anda punya banyak masukan termasuk tentang jumlah uang yang dibutuhkan untuk perbaikan rumah.
8. Jangan mudah tergiur penawaran yang pendek
Anda memang harus hati-hati soal hal ini. Karena, boleh jadi, rumah tersebut belum memiliki sertifikat hak milik, atau tanahnya masih tanah girik. Atau, tanah tersebut masih menjadi sengketa sehingga jangan heran jika rumah seperti ini menawarkan harga lebih murah, namun prosesnya akan berbelit-belit dan panjang.
Nah, sudah siap berburu rumah?

Sumber 

5 Langkah Pasti Sebelum Membeli Rumah

KOMPAS.com - Memilih rumah untuk kemudian dibeli itu gampang-gampang-susah. Tersedianya dana tak berarti serta-merta persoalan selesai.
Memang, karena terkadang ada kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi. Sebut saja, misalnya, bagi keluarga muda yang memiliki anak kecil, tentu rumah yang dekat dengan sekolah menjadi salah satu pertimbangan utama.
Seiring dengan semakin macetnya lalu lintas di kota-kota besar, Anda juga pasti menginginkan lokasi rumah yang tidak terlalu jauh dengan kantor. Atau, setidaknya memiliki banyak alternatif jalan sehingga tidak mesti selalu terjebak kemacetan lalu lintas.
Namun, di samping pertimbangan-pertimbangan spesifik demikian, ada juga hal-hal yang secara umum patut dipertimbangkan. Lima langkah berikut ini dapat membantu Anda memutuskan untuk membeli rumah di mana:
- Lokasi rumah yang hendak dibeli haruslah memiliki akses jalan yang mudah dicapai. Jangan mudah tergiur janji-janji manis pengembang yang mengatakan bahwa perumahan tersebut hanya lima menit dari pintu tol. Siapa tahu, lima menit yang dimaksud hanya terjadi pada tengah malam dan jalan lengang.
- Untuk memastikannya, ada baiknya jika Anda melakukan uji coba pada jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore hari. Pastikan, bahwa lingkungan calon rumah tinggal memiliki suasana dan tetangga yang menyenangkan, karena di sanalah nantinya Anda akan banyak menghabiskan waktu. Biar bagaimanapun, nantinya tetangga adalah orang pertama yang akan dimintai tolong jika ada sesuatu yang terjadi, bukan?
- Pastikan pula, bahwa kompleks perumahan yang Anda pilih memiliki infrastruktur, seperti akses kendaraan umum, luas jalan, listrik, air, keamanan, kebersihan, pasar, minimarket, klinik, sarana olahraga, pusat hiburan, dan sebagainya yang bisa dijangkau dengan mudah.
- Pastikan rumah yang Anda incar tersebut tidak berada pada daerah rawan banjir. Terakhir, perhatikan kondisi dan kualitas bangunan secara detail. Bila perlu, buat daftar untuk melakukan cek terhadap kondisi atap, tembok, kusen, jendela, kamar mandi saluran air, serta lubang angin.
Jika lima langkah ini sudah dilakukan, niscaya rumah yang dibeli akan memberikan kenyamanan bagi Anda sekeluarga. Selamat memilih! (AYA)

Sumber 

Agar Oper Kredit Tak Berujung Penyesalan

KOMPAS.com - Memiliki rumah sendiri adalah idaman setiap keluarga. Dengan mempunyai rumah sendiri, kita bisa leluasa mengatur rumah tangga, memilih desain rumah, dan mengatur tata letak barang sesuai selera. Walhasil, rumah yang kita tempati akan memberikan rasa aman dan nyaman.
Sistem ini bisa sangat berbahaya kalau si pembeli tidak memahami aturannya.
-- Rakhmi Pematasari
Maka, wajar jika banyak di antara kita bekerja pontang-panting demi mengumpulkan uang agar dapat membeli rumah, meskipun pembelian itu ditempuh dengan cara kredit atau mencicil pembayarannya lewat bank (kredit pemilikan rumah/KPR). Bahkan, alih-alih mendapatkan rumah idaman sesuai anggaran, kini banyak orang membeli dengan cara oper kredit (take over credit).
Lazimnya, oper kredit didefinisikan sebagai bentuk dari pengalihan kredit KPR atau kredit pemilikan apartemen (KPA) dari pihak pemilik lama kepada pemilik baru. Namun, dalam banyak kasus, proses membeli rumah dengan sistem oper kredit lebih sulit ketimbang membeli rumah dari pengembang dengan cara mengajukan kredit langsung kepada bank.
Maklum, biasanya dokumen rumah yang akan dibeli sudah tersimpan di sebuah bank, misalnya bank A. Jadi, apabila pihak debitur baru ingin mendapatkan kredit dari bank B, belum tentu bank A bersedia memberikan dokumen tersebut dengan proses cepat dan mudah.
Lebih celakanya lagi, tak sedikit masyarakat yang tak memahami tata cara dan prosedur pengalihan KPR atau KPA tadi. Walhasil, niat semula ingin mendapat keuntungan dari membeli rumah atau apartemen dengan oper kredit, mereka justru merugi.
"Sistem ini bisa sangat berbahaya kalau si pembeli tidak memahami aturannya," kata Rakhmi Pematasari, perencana keuangan dari Safir Senduk & Rekan.
Menurut Rakhmi, bisa saja para debitur lama memiliki masalah pada KPR-nya. Atau, ketika membeli rumah, si debitur baru lebih memilih cara pengalihan kuasa. Padahal, ternyata surat-surat pendukung untuk pengalihan kuasa oper kredit tadi tidak cukup lengkap, sehingga bank menolak memberikan sertifikat asli rumah kepada debitur baru ketika kreditnya telah selesai.
Sudah ada barangnya
Namun, lanjut Rakhmi, membeli rumah melalui sistem oper kredit KPR atau KPA juga memiliki sisi keuntungan. Paling tidak, ketika melakukan oper kredit, rumah atau apartemen sudah serah terima, atau sudah dibangun, tetapi umurnya belum terlalu lama. Jadi, pembeli sudah langsung punya gambaran kira-kira bentuk rumahnya seperti apa, kekurangan rumahnya di mana, bahkan bisa menghitung kemampuan membayar cicilan.
Budi Triadi Pratama, perencana keuangan dari Akbar's Financial Check Up mengatakan, oper kredit properti KPR atau KPA bisa berupa pengalihan antarinstitusi keuangan atau bank. Artinya, KPR atau KPA yang ada di bank A dipindahkan ke bank B.
Tentu saja, skema tersebut tak selalu bisa dijalankan. Ini tergantung pada kebijakan antarbank tersebut. Namun, biasanya, pengalihan kredit dengan skema ini digunakan nasabah demi mendapatkan fasilitas lebih.
"Bisa berupa bunga kredit lebih kompetitif, kemudahan dalam pelunasan, skema pelunasan yang lebih fleksibel, atau fasilitas lain yang dinilai lebih daripada fasilitas bank sebelumnya," kata Budi.
Bentuk pengalihan kredit lainnya adalah pengalihan kredit kepemilikan. Singkatnya, kepemilikan properti dari debitur A pindah ke B. Skema ini biasanya menggunakan bank yang sama.
Pengalihan bisa juga menggunakan bank yang berbeda seperti skema sebelumnya. Dalam skema ini, yang perlu diperhatikan adalah kondisi persetujuan kredit yang ingin dialihkan. Sebab, jika pengajuan kredit tidak disetujui, pengalihan tidak dapat terjadi.
KOMPAS.com - Membeli rumah melalui sistem oper kredit KPR atau KPA juga memiliki sisi keuntungan. Paling tidak, ketika melakukan oper kredit, rumah atau apartemen sudah serah terima, atau sudah dibangun, tetapi umurnya belum terlalu lama.
Properti yang menggunakan kredit baru dapat dinyatakan sebagai aset jika sudah lunas. Jadi, perhatikan kewajiban rutin yang ada alias cicilan.
-- Budi Triadi Pratama
Jadi, dengan begitu pembeli sudah langsung punya gambaran kira-kira bentuk rumahnya seperti apa, kekurangan rumahnya di mana, bahkan bisa menghitung kemampuan membayar cicilan. Lantas, bagaimana cara bijak membeli rumah atau apartemen melalui sistem oper kredit?
Berikut ini beberapa tips yang harus Anda perhatikan ketika ingin membeli KPR atau KPA lewat oper kredit, seperti dirangkum dari sejumlah perencana keuangan:
Hitung biaya transaksi pembelian
Langkah pertama harus diketahui ketika membeli rumah atau apartemen melalui oper kredit KPR atau KPA adalah menghitung terlebih dulu biaya yang akan dikeluarkan untuk proses ini, seperti biaya pembelian ke pihak penjual dan biaya-biaya oper kredit ke bank.
"Ini untuk memastikan, apakah KPR atau KPA yang ditawarkan secara oper kredit sepadan atau tidak dibandingkan membeli baru atau tunai," kata Rakhmi Pematasari, perencana keuangan dari Safir Senduk & Rekan.
Mike Rini, perencana keuangan dari MRE Financial & Bussines Advisory menambahkan, sebelum membayar sejumlah uang untuk KPR atau KPA dari pemilik lama, seyogianya Anda melakukan negosiasi terlebih dahulu. Paling tidak, negosiasi tersebut terkait harga jual properti yang mau dialihkan.
Jadi, Anda harus bertanya kepada pemilik lama, berapa tahun sudah mengangsur cicilan rumah. Jika baru membayar cicilan rumah 24 bulan dari jangka waktu 15 tahun cicilan, berarti negosiasi harga rumah di sekitar angka yang sudah dicicil si pemilik lama.
"Karena, selama dua tahun itu, dia sudah mendapatkan manfaat rumah yang akan kita beli," kata Mike.
Lihat biaya cicilan
Budi Triadi Pratama, perencana keuangan dari Akbar's Financial Check Up mengingatkan, biar bagaimanapun, sistem oper kredit adalah skema berutang. Jadi, Anda perlu memperhatikan kemampuan keuangan. Khususnya, kemampuan dalam mencicil KPR atau KPA.
Setelah disetujui memakai fasilitas KPR ataupun KPA, properti tersebut belum langsung menjadi hak nasabah sepenuhnya. Nasabah masih memiliki kewajiban melunasi utang tersebut.
"Properti yang menggunakan kredit baru dapat dinyatakan sebagai aset jika sudah lunas. Jadi, perhatikan kewajiban rutin yang ada alias cicilan," saran Budi.
Yang ideal, besar biaya cicilan tidak menambah besar total utang Anda. Total cicilan utang yang boleh dimiliki maksimal 30% dari penghasilan rutin bulanan," ujarnya.
Jika total keseluruhan utang lebih dari 30%, sebaiknya besar utang dikurangi. Caranya, bisa dengan melunasi sebagian utang yang ada atau memperpanjang jangka waktu utang tersebut. Ini dengan ekspektasi nilai cicilan utang bisa berkurang. (Dikky Setiawan/Bersambung)

Sumber 

Mau Balik Nama, Sertifikatnya Mana?

KOMPAS.com - Membeli rumah secara oper kredit tentu bukan tanpa masalah, tidak terkecuali membeli di sebuah perumahan yang dimiliki oleh pengembang besar. Urusan balik nama adalah salah satunya.
Pengalaman Wardi ini, misalnya. Ia telah membeli rumah secara oper kredit di perumahan yang tergabung dalam salah satu grup pengembang besar. Dia mengaku, ada sedikit permasalahan dihadapinya. Karena sampai sekarang, semua rumah di satu komplek tempatnya tinggal belum satu pun yang bersertifikat.
Wardi bilang, dirinya sudah berulang kali menanyakan ke bank. Tapi, pertanyaannya selalu dijawab, bahwa sertifikat belum dipecah.
"Maksud saya, kalau sudah ada sertifikatnya, saya ingin segera balik nama walaupun angsuran baru berjalan 3 tahun dari total 15 tahun waktu cicilan," kata Wardi.
Dalam jual beli tersebut, lanjut Wardi, dirinya hanya memegang surat akad kredit dari pemilik rumah terdahulu yang dilakukan dengan bank, kuitansi uang muka rumah, dan surat Perjanjian Jual Beli rumah di kertas segel.
Langkah-langkah
Kira-kira, apa yang harus dilakukan oleh Wardi agar bisa segera balik nama sertifikat rumah tersebut? Sebelum berbicara lebih jauh dan agar memperoleh gambaran yang jelas, inilah urutan pelaksanaan transaksi jual beli rumah yang biasanya dilakukan pengembang:
- surat pemesanan
- pembayaran uang muka
- pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli
- penandatanganan Akad Kredit bank
- penandatanganan Akta Jual Beli (setelah bangunan rumah selesai) di depan Notaris/PPAT
- dan, pemecahan sertifikat induk dan balik nama ke atas nama masing-masing pembeli.
Jika melihat pengalaman Wardi, sepertinya kondisi saat ini pengembang telah menyelesaikan pembangunan rumah dan bangunan rumah sudah diserahterimakan. Akan tetapi, Akta Jual Beli di hadapan Notaris/PPAT belum dilaksanakan sehingga belum bisa dilakukan pemecahan sertifikat induk dan balik nama atas nama masing-masing pembeli.
Oleh karena itu, hal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:
- Sebaiknya, pelajari terlebih dahulu isi ketentuan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang mengatur kapan dan persyaratan apa yang harus dipenuhi agar dapat dilakukan Akta Jual Beli tersebut.
- Anda dapat meminta konfirmasi tentang hal tersebut kepada pengembang, baik secara lisan maupun tertulis. Anda sebenarnya tidak perlu khawatir, karena dalam permasalahan ini posisi hukum Anda cukup aman.
Dalam perjanjian kerjasama antara pengembang dengan bank pemberi KPR telah diatur batas waktu penyelesaian pemecahan sertifikat induk dan balik nama sertifikat atas nama masing-masing pembeli. Konsekuensinya, pengembang baru menerima 100% dana KPR dari Bank yang bersangkutan jika telah berhasil menyelesaikan pemecahan dan balik nama sertifikat ke masing-masing pembeli. Dengan demikian, sebenarnya kondisi tersebut (sertifikat belum dipecah) merugikan pihak pengembang.

Sumber